Breaking News:

Gara-gara Kebanyakan Nonton Film Porno, Seorang Ayah di Bengkulu Tega Hamili Anak Kandung

Bahkan saat ini, pelaku menjalani pemeriksaan intensif Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lebong.

Editor: Hanang Yuwono
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Dari pengakuan korban didapati bahwa yang menghamilinya adalah ayah kandungya sendiri.

Ibu korban langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Lebong.

Baca: Dinas Perdagangan Solo Tertibkan Peralatan Dagang Milik PKL Jalan Mayor Sunaryo

Dari pengakuan pelaku kepada polisi, pencabulan dilakukan sebanyak 8 kali.

Umumnya dilakukan saat rumah sepi yakni kamar mandi dan kamar tidur korban.

Bengkulu Darurat Inses

Menurut data yang dirilis Women Crisis Centre (WCC) Cahaya Perempuan Bengkulu, kekerasan seksual yang dialami perempuan dan anak sejak 2011 hingga 2013 tercatat 238 kasus.

Jumlah tertinggi kekerasan seksual terjadi saat pacaran, inses, pemerkosaan, dan perdagangan manusia (human trafficking) tujuan seksual.

Baca: Di Solo, Menko PMK Puan Maharani Berikan BPNT, PHK, dan KIP

"Jumlah tersebut untuk yang melaporkan ke WCC Cahaya Perempuan saja," kata Direktur WCC Cahaya Perempuan Bengkulu Tety Sumeri di Bengkulu.

"Artinya, data ini belum dari instansi penegak hukum lain."

"Bisa jadi lebih banyak. Ini fenomena gunung es (tampak ujungnya saja), sesungguhnya yang terjadi lebih banyak," imbuhnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved