Ramadan 2018

Hasil dari Gelar Razia Selama Ramadan, Polresta Solo Musnahkan Aneka Miras hingga Narkotika

Barang bukti sitaan yang dilenyapkan petugas mulai dari Minuman Keras (Miras) asal Korea, yakni Soju hingga miras jenis ciu.

Hasil dari Gelar Razia Selama Ramadan, Polresta Solo Musnahkan Aneka Miras hingga Narkotika
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (tengah) membacakan berita acara pemusnahan barang bukti penyakit masyarakat, di Plaza Manahan, Solo, Rabu (6/6/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Barang bukti Penyakit Masyarakat (Pekat) hasil dari razia selama bulan Ramadan dimusnahkan Polresta Solo di Plaza Manahan, Solo, Rabu (6/6/2018) pagi.

Barang bukti sitaan yang dilenyapkan petugas mulai dari Minuman Keras (Miras) asal Korea, yakni Soju hingga miras jenis ciu.

Pemusnahan dipimpin oleh Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

Disaksikan oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, Kepala Kejari Solo, Teguh Subroto, hingga Dandim 0735/Solo, Letkol Inf Ali Akhwan.

Baca: Bergelar Doktor dan Jago 3 Bahasa Asing, Adik Pramoedya Ananta Toer Jadi Pemulung

Kapolresta mengatakan, pemusnahan merupakan bukti hasil operasi selama bulan Ramadan.

"Ini merupakan bukti operasi pekat selama bulan Ramadan, petugas mengumpulkan ribuan liter miras ciu dan lainnya," ucap dia.

Muspika Kota Solo melakukan pemusnahan barang bukti penyakit masyarakat, di Plaza Manahan, Solo, Rabu (6/6/2018) pagi.
Muspika Kota Solo melakukan pemusnahan barang bukti penyakit masyarakat, di Plaza Manahan, Solo, Rabu (6/6/2018) pagi. (TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA)

Barang bukti narkotika, kata dia, juga ikut dimusnahkan, terutama jenis sabu-sabu dan inex.

Terdiri dari 1.251 liter ciu, 14 botol Vodka, 13 botol Whisky, 317 botol Chrumrum atau Soju, 252,2 gram sabu-sabu, hingga 8 gram inex.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Solo Raya Cerah Berawan

Adapun prosesi pemusnahan dilakukan bergilir mulai menyampur sabu-sabu dengan cairan lalu dibuang di kloset.

Lalu dengan minuman impor seperti soju dan vodka.

Terakhir ribuan liter ciu dimusnahkan dibuang dalam drum dan dialirkan di selokan. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved