Breaking News:

KPK Tetapkan Bupati Purbalingga dan 4 Orang Lain Jadi Tersangka

Uang tersebut diduga merupakan fee dari kontraktor pemenang proyek pembangunan Islamic Center tahap dua tahun 2018 senilai Rp 22 miliar.

Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Purbalingga, Tasdi, mengenakan oranye seusai diperiksa penyidik terkait OTT Purbalingga di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Purbalingga, Tasdi, sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Menurut Ketua KPK, Agus Rahardjo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada Senin (4/6/2018), tim KPK mengamankan dua barang bukti.

Kedua barang bukti itu terdiri dari uang pecahan Rp 100 ribu dengan total nilai sekitar Rp 100 juta, serta mobil Avanza yang diduga digunakan oleh Hadi saat menerima uang.

Agus menjelaskan, uang tersebut diduga merupakan fee dari kontraktor pemenang proyek pembangunan Islamic Center tahap dua tahun 2018 senilai Rp 22 miliar.

Baca: Sebelum Tertangkap OTT KPK, Bupati Purbalingga Catat Predikat WTP dan 20 Rekor Muri

"Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari commitment fee sebesar 2,5 persen dari total nilai proyek, yaitu sebesar Rp 500 juta," ujar Agus, dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam. 

Dalam OTT ini, KPK juga menetapkan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Hadi Iswanto, sebagai tersangka.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan lima orang tersangka," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

"Diduga sebagai penerima, TSD (Tasdi) dan HIS (Hadi Iswanto)," ujar Agus Rahardjo.

Baca: Kasus Korupsi e-KTP, KPK Perpanjang Masa Penahanan Keponakan Setya Novanto

Adapun tiga tersangka lainnya berasal dari pihak swasta.

Ketiganya diduga menjadi pemberi hadiah atau janji.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved