Breaking News:

Polres Karanganyar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Senjata Api Hasil Operasi Pekat 2018

"Kita memang mempunyai program unggulan yaitu Karanganyar bebas pekat," ucap Henik Maryanto menjelaskan tujuan operasi Pekat 2018 ini.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Ribuan botol miras hasil Operasi Pekat 2018 Polres Karanganyar dimusnahkan di halaman Mapolres Karanganyar, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Polres Karanganyar memusnahkan ratusan botol minuman keras, dua air softgun dan dua pistol di halaman Mapolres Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/6/2018).

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto menjelaskan, barang-barang tersebut merupakan hasil dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Polres Karanganyar 2018.

Dari data yang diterima TribunSolo.com, barang bukti miras yang dimusnahkan di antaranya 67 botol Vodka, 71 botol bir, 197 botol Anggur Merah, 361 botol Topi Miring, 51 botol Anggur Koleson, 24 botyol Doble Kiwi, dan 2 botol Anggur Putih.

Lalu, 106 liter ciu dari pelbagai botol dan jerigen.

Baca: KPK Lakukan OTT di Blitar, Pemeriksaan Masih Berlangsung di Mapolres

Operasi Pekat 2018 melibatkan aparat Polres Karanganyar bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Satpol PP Kabupaten Karanganyar, anggota TNI, dan sejumlah elemen masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

"Tokoh agama dan tokoh pemuda memberikan informasi kepada kita lalu kita tindaklanjuti," kata Henik Maryanto kepada awak wartawan usai pemusnahan barang bukti tersebut.

"Kita memang mempunyai program unggulan yaitu Karanganyar bebas pekat," ucap Henik Maryanto menjelaskan tujuan operasi Pekat 2018 ini.

Senjata api sitaan hasil Operasi Pekat 2018 Polres Karanganyar dimusnahkan di halaman Mapolres Karanganyar, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/6/2018).
Senjata api sitaan hasil Operasi Pekat 2018 Polres Karanganyar dimusnahkan di halaman Mapolres Karanganyar, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/6/2018). (TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR)

Botol-botol miras tersebut dihancurkan menggunakan stom wales disaksikan Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Suhartoyo, perwakilan Kodim 0727/Karanganyar, dan Pengadilan Negeri Karanganyar.

Sementera senjata api sitaan dihancurkan menggunakan mesin gerinda.

Baca: Dirut Persija Jakarta Sebut Marko Simic Pulang ke Kroasia Sejak Selasa

Meski beberapa hari lalu terjadi penggeledahan di rumah terduga teroris di Gondangrejo, Karanganyar, Henik Maryanto menyebut Karanganyar masih dalam situasi aman dan terkendali.

Tiga pilar, kata Henik, terus diaktifkan untuk membantu Polres Karanganyar mengantisipasi gerak-gerik terorisme.

Dalam kesempatan itu, Polres Karanganyar juga melaksanakan apel gelar pasukan pengamana arus dan balik Lebaran 2018.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved