Berpotensi Ganggu Penerbangan, 16 Balon Udara Besar di Wonosobo Disita Polisi

Dalam operasi tersebut, turut diamankan sembilan pelaku yang tertangkap tangan sedang menerbangkan balon tersebut.

Berpotensi Ganggu Penerbangan, 16 Balon Udara Besar di Wonosobo Disita Polisi
tribunjateng/raka f pujangga/dok
Warga menerbangkan balon udara di Pekalongan. (FOTO ILUSTRASI) 

TRIBUNSOLO.COM, WONOSOBO- Enam belas balon udara yang masing-masing berdiameter 5 meter hingga 8 meter, diamankan aparat Polres dan Kodim 0707 Wonosobo, Sabtu (16/6/2018) pagi.

Kadisops TNI AU Lanud Jendral Soedirman Purbalingga, Mayor Naharudin, mengatakan, 16 balon udara tersebut didapat dari razia yang digelar.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut adanya protes dari 71 pilot pesawat terkait kegiatan masyarakat yang menerbangkan balon udara berukuran besar.

"Balon udara berukuran besar sangat berisiko mengganggu penerbangan."

"Apalagi, jika masuk ke mesin pesawat yang bisa menyebabkan kebakaran," ungkap Naharudin didampingi Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras.

Baca: Arus Lalu Lintas Depan Taman Pancasila Karanganyar Menuju Tawangmangu Terpantau Padat Merayap

Kapolres menambahkan, sebenarnya, pihaknya bersama Kodim dan Pemkab Wonosobo, serta otoritas penerbangan Airnav Indonesia, berkali-kali menyosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya penerbangan balon tanpa awak bagi penerbangan pesawat.

"Penerbangan balon itu sebenarnya diperbolehkan."

"Namun, ada aturan yang harus dipatuhi, yaitu tentang ketinggian dan ditambatkan."

"Yang artinya, tidak boleh dilepasliarkan karena berpotensi mengganggu penerbangan pesawat udara," kata Kapolres.

Abdul Waras mengatakan, 16 balon itu diamankan dari warga di beberapa desa di Kecamatan Wonosobo.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved