Rumah Sederhana dan Hindari Gaya Hidup Mewah, Steve Jobs Sebut Uang Bukan Tujuan

Ketika New York Times mengunjungi rumah Jobs pada tahun 1997, situasinya juga seperti perumahan pada umumnya.

Rumah Sederhana dan Hindari Gaya Hidup Mewah, Steve Jobs Sebut Uang Bukan Tujuan
BBC
CEO Apple Steve Jobs pada peluncuran iPhone baru tanggal 9 Januari 2007 di San Francisco, California. 

TRIBUNSOLO.COM, NEW YORK - Sebagai pendiri Apple, Steve Jobs telah menghasilkan kekayaan sepanjang hidupnya.

Perusahaannya ini, kini bahkan menjadi perusahaan dengan nilai paling mahal di dunia.

Tetapi bagi Jobs, dirinya tidak pernah bekerja untuk menjadi kaya.

"Aku dapat menghasilkan lebih dari 1 juta dollar AS di usiaku yang ke-23, kemudian lebih dari 10 juta dollar AS aku hasilkan diusiaku yang ke-24."

"Dan aku dapat menhasilkan lebih dari 100 juta dollar As saat aku berusia 25 tahun, dan itu tidak begitu penting." ujarnya dalam sebuah dokumenter di tahun 1996.

Baca: Dibeli Pengusaha Inggris, Surat Lamaran Steve Jobs Laku Rp 2,3 Miliar

Steve Jobs mendirikan Apple pada tahun 1976 saat usianya 21 tahun, dan dirinya tidak pernah melakukan itu untuk uang.

Bahkan seiring dengan perjalanan karirnya, ketika Jobs berada dalam kondisi kesulitan uang, dirinya tetap teguh pada pendiriannya.

Sebagai contoh, ketika terjadi volatilitas terhadap harga saham Apple di tahun 1980-an, Jobs menghabiskan 250 juta dollar AS, dan dia mengatakan kepada majalah Playboy bahwa dirinya tidak peduli.

"Aku tidak akan membuat hal ini menghancurkan hidupku," ujarnya dalam wawancara kepada Playboy pada tahun 1985, dikutip melalui CNBC.

Toko Apple
Toko Apple (SHUTTERSTOCK)

"Bukankah ini lucu? Aku menganggap uang sebagai hal yang lucu, semua perhatian ditujukan kepada uang, karena itu bukanlah hal yang paling berarti yang pernah terjadi di hidupku dalam kurun waktu 10 tahun belakangan," ujar Jobs.

Halaman
1234
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved