Breaking News:

Jelang Lebaran Ketupat, Pedagang Janur dari Luar Daerah Menjamur di Solo

Bahkan pada periode tersebut, penjual janur yang menjalankan dagangannya di Kota Solo, mayoritas berasal dari luar Solo.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Pedagang Janur di Pasar Legi Surakarta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menyambut tradisi Lebaran ketupat yang biasanya jatuh pada H+7 Lebaran, menjadi ruang rezeki tersendiri bagi sejumlah pedagang janur.

Bahkan pada periode tersebut, penjual janur yang menjalankan dagangannya di Kota Solo, mayoritas berasal dari luar Solo.

Seperti, Pedagang janur asal Bantul, Yogyakarta, Slamet (58) mengatakan, sengaja membuka lapak di Pasar Legi karena ditempat asalnya atau daerah Yogjakarta tradisi lebaran ketupat sudah dilakukan dua hari setelah Idulfitri.

"Sehingga ke Solo untuk lebih meningkatkan pemasukan," terangnya kepada wartawan, Rabu (20/6/2018)

Baca: Ratusan Pemudik Motor Gratis Program Kemenhub Mengantre di Terminal Tirtonadi Solo

Terkait harga, untuk 10 selongsong bungkus ketupat atau janur yang dibentuk menjadi bungkus ketupat dijual Rp 5 ribu per kilogram.

Dan harga tersebut akan naik Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu, saat mendekati hari Lebaran Ketupat.

Pihaknya menyebutkan seperti yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, animo masyarakat akan bungkus ketupat yang terbuat dari sangat tinggi.

Bahkan stok yang dia bawa selalu ludes.

Baca: Liburan ke Yogyakarta? Ini Rekomendasi Penginapan Murah Lokasi Strategis

Hal serupa juga dialami oleh, Junaidi, pedagang musiman asal Salatiga, Jawa Tengah.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved