Breaking News:

Pilkada Serentak 2018

Jelang Hari Pemungutan Suara, Berikut Daftar TPS-TPS Rawan di Karanganyar Versi Panwaslu

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye mengatakan ada 6 variabel dan 15 indikator yang dipakai untuk menentukan kerawanan suatu TPS.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Daryono
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi pemungutan suara 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Panwaslu Kabupaten Karanganyar telah mencatat sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan di 17 Kecamatan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar serta pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018. 

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye mengatakan ada 6 variabel dan 15 indikator yang dipakai untuk menentukan kerawanan suatu TPS.

Enam variabel itu di antaranya, akurasi data pemilih, penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih, politik uang, netralitas KPPS.

Kemudian, variabel lainnya adalah kampanye SARA dan pemungutan suara.

Hasilnya, sebagian besar indikasi rawan ini terdapat pada penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih pemilih disabilitas.

"Ada 238 TPS yang rawan terhadap pemilih disabilitas," kata Kustawa Esye dalam paparannya di aula Panwaslu Karanganyar, Sabtu (23/6/2018).

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar Kustawa Esye diwawancara awak media usai sosialisasi pemetaan TPS rawan di aula Panwaslu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (23/6/2018).
Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar Kustawa Esye diwawancara awak media usai sosialisasi pemetaan TPS rawan di aula Panwaslu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (23/6/2018). (TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR)

Baca: Kampanye Terbuka Juliyatmono-Rober, Pendukung dan Relawan Mulai Padati Alun-alun Karanganyar

Lalu, ada 89 TPS yang dianggap rawan karena berada di dekat posko atau rumah tim sukses paslon peserta Pilkada serentak 2018.

Namun dari 15 indikator TPS rawan, Panwaslu tidak menemukan adanya TPS yang mengindikasikan jumlah pemilih DPT di atas 20 pemilih dalam satu TPS.

Dalam kesempatan itu, Kustawan mengatakan data TPS rawan ini bisa dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pencegahan pelanggaran Pilkada serentak yang bakal berlangsung pada Rabu (27/6/2018).

"Kita berharap masing-masing stakeholder Pemilu, Satpol PP, Kesbangpol dan sebagainnya, bisa melakukan pencegahan dari indikator ini sesuai dengan tupoksi masing-masing," kata Kustawan Esye.

Baca: Rohadi Widodo Ceritakan Momen saat Dirinya Utarakan Niat Nyalon Bupati Karanganyar pada Istri

Kustawa menjelaskan pemetaan TPS rawan di Karanganyar telah dilakukan sejak 10 Juni 2018 sampai 22 Juni 2018 pukul 00.00 WIB.

Karena itu, salah satu indikator TPS rawan yaitu, formulir C6 (undangan) yang tidak didistribusikan ke pemilih di TPS, masih akan diperbarui oleh Panwaslu Karanganyar.

Untuk sementara, Panwaslu hanya menemukan satu TPS di Gondangrejo yang tidak mendistribusikan C6 kepada pemilih di TPS.

Sosialisasi pemetaan TPS turut dihadiri Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi, Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo, Kepala Satpol PP Kurniadi dan Komisioner KPU Divisi SDM dan Partisiapsi Masyarakat Budi Sukramto.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved