Pilkada Serentak 2018

Ada TPS di Boyolali yang Perolehan Suara Ganjar-Yasin 100 Persen, Begini Kata KPU Jateng

Di bagian bawah formulir C1 itu tertulis saksi dari pasangan Ganjar-Yasin, namun tidak ada keterangan dari pasangan Sudirman-Ida.

Editor: Daryono
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi mencoblos 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Sebuah Tempat Pemungutan Suara ( TPS) di Kabupayen Boyolali, Jawa Tengah dilaporkan 100 persen memilih pasangan calon gubernur nomor urut 1 Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.

Sementara suara untuk pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah tertulis nihil.

Begitu pun surat suara yang tidak sah tertulis nihil.

Dalam tampilan formulir C1 yang beredar di sejumlah group whatshapp, temuan itu berada di TPS 3 Desa Senden, KecamaTan Selo, Kabupaten Boyolali.

Baca: Dituding Tak Netral di Pilgub 2018, KPU Jateng Beri Bantahan

Ada 296 suara yang memilih Ganjar-Yasin.

Sementara Sudirman-Ida nihil.

Di bagian bawah formulir C1 itu tertulis saksi dari pasangan Ganjar-Yasin, namun tidak ada keterangan dari pasangan Sudirman-Ida.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Jawa Tengah pun telah mendapati laporan tersebut.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo menyebut bahwa laporan 100 persen suara ke salah satu pasangan calon tidak hanya di satu TPS di Boyolali.

Ada lebih dari satu TPS yang dilaporkan.

Namun demikian, ia mengganggap hal itu masih wajar, karena belum ditemukan di lokasi TPS yang lain.

"Boyolali di beberapa TPS ada 100 persen, itu tentu hal mungkin saja terjadi," kata Joko, Sabtu (30/6/2018).

Baca: Kartunis Asal Klaten, GM Sudarta, Tutup Usia, Seperti Ini Kiprahnya Semasa Hidup

Ia mengatakan, 100 persen suara atau tidak memilih sama sekali dalam satu TPS pernah terjadi dalam pengalaman pelaksaan Pilkada kepala daerah sebelumnya.

Di sebuah pemukiman perkampungan, warga kompak untuk tidak menilai pasangan calon.

Alhasil di satu TPS hanya ketua KPPS yang melakukan pencoblosan.

Namun demikian, menurut Joko, pihaknya akan melakukan penelusuran jika ditemukan kondisi serupa suara 100 persen di tempat-tempat lain.

"Kalau 1-2 mungkin saja, tapi kalau ada banyak dan berbagai daerah 100 persen akan ditelusuri itu tindakan masuk yang terstruktur, sistematis dan masif," ucapnya.

"Kalau sudah TSM bisa dicurigai," tambahnya.

Baca: Pencabutan Larangan Terbang dari Uni Eropa Diharapkan Pacu Kinerja Ekspor TPT Jateng

Selain suara 100 persen, Joko juga membantah adanya pemihakan pada salah satu calon melalui tanda di surat suara di wilayah Solo Raya.

Menurut Joko, temuan surat suara bertanda titik di nomor urut 1 merupakan hasil sortiran surat suara yang rusak.

Surat itu kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pemusnahan sebelum pelaksanaan pencoblosan.

"Itu bukan lubang, itu hanya tetesan tinta agak bundar."

"Itu memang sudah diperintahkan penghapusan dengan perintah sebelum pungutan suara."

"Jadi itu hanya persaingan antar pendukung saja," pungkasnya.(Kompas.com/Kontributor Semarang, Nazar Nurdin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kata KPU Terkait TPS yang 100 Persen Pilih Ganjar-Yasin di Boyolali

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved