Breaking News:

Warga Mojokerto Jatim Ini Pelihara 30 Ekor Ikan Arapaima Gigas Alias Ikan Monster

Soal motif penyebaran ikan yang terkenal dengan sebutan ikan monster itu sampai ke aliran Sungai Brantas, saat ini pihaknya masih mendalami.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Ilustrasi, warga mengangkat ikan Araipama gigas yang terdampar di Sungai Ciliwung, Kota Bogor, Minggu (29/11/2015). 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA  - Penyidik Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Surabaya I, Jatim, telah memeriksa sembilan orang yang dianggap bertanggung jawab atas penyebaran ikan Arapaima Gigas di aliran Sungai Brantas sejak sepekan terakhir.

Seorang di antaranya mengaku menyimpan 30 ekor ikan predator tersebut di rumahnya di Desa Canggu Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

"Seorang berinisial G, warga Desa Canggu masih menyimpan 30 ekor Ikan Arapaima di rumahnya," kata Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Surabaya I, Muhlin, Senin (2/7/2018).

Tapi, kata Muhlin, 30 ekor ikan jenis predator itu saat ini sudah dalam penguasaan pihaknya karena sudah diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya.

Baca: Warga Sekitar Gunung Agung Bali Mulai Mengungsi Sejak Senin Malam

"Pemilik sudah menandatangani penyerahan ikan-ikan itu kepada kami dan sekarang sudah dalam penguasaan kami," jelasnya.

Pria bernama G adalah seorang kolektor ikan yang memelihara ikan Arapaima Gigas, sejak ikan tersebut masih berukuran kecil.

Ikan-ikan tersebut dipelihara di sekitar rumahnya.

Soal motif penyebaran ikan yang terkenal dengan sebutan ikan monster itu sampai ke aliran Sungai Brantas, saat ini pihaknya masih mendalami dan sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan.

Baca: Padamkan Kebakaran Toko Besi di Jl Dr Radjiman Solo, Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Lembaga Konservasi Lahan Basah (Ecoton) mencatat, sejak 25 Juni hingga 2 Juli 2018, sudah 14 ekor ikan Arapaima Gigas yang ditangkap warga.

Sebanyak 3 ekor di antaranya sudah dikonsumsi warga.

Terakhir, warga menangkap ikan predator itu di sungai wilayah Prajurit Kulon Kota Mojokerto, Senin (2/7/2018) pagi.

Baca: Wanita di Sukabumi Ini Ditemukan Selamat di Tepi Pantai Setelah 1,5 Tahun Hilang di Laut

Ikan Arapaima Gigas yang populasi aslinya di sungai Amazon, Brasil, itu diperkirakan akan merusak populasi ikan di aliran Sungai Brantas karena sifatnya yang predator dan invasif.

Sementara aliran sungai Brantas sendiri oleh kelompok pecinta lingkungan didesain sebagai wilayah suaka ikan. (Kompas.com/Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Warga Mojokerto Pelihara 30 Ekor Ikan Arapaima di Rumahnya

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved