Breaking News:

Jadi Pilot Projek Program PNBP, Terminal Tirtonadi Solo Dianggap Lahan Bisnis yang Menguntungkan

Hal itu berarti terminal memiliki kewenangan untuk menjalin kerjasama dengan swasta untuk pegelolaan aset didalamnya.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
Dok. TRIBUNSOLO.COM
Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Urusan sewa menyewa lahan di Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta nantinya akan lebih mudah usai Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan terminal tersebut jadi pilot projek program Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lewat sewa menyewa aset terminal.

Hal itu berarti terminal memiliki kewenangan untuk menjalin kerjasama dengan swasta untuk pegelolaan aset didalamnya.

Kerjasama ini tentunya dengan seizin Kemenhub yang berkewenangan pemberi izin dan pengatur ketentuan di dalamnya.

Baca: Bertemu Atlet Panahan di Istana Bogor, Jokowi Bagi-bagi Jaket Asian Games 2018

Dari kaca mata pedagang, berjualan di terminal merupakan lahan bisnis yang cukup menguntungkan.

Meski keramaian penumpang tak seperti dulu, pedagang mengatakan pendapatan masih cukup untuk menutup biaya sewa tahunan dan operasional warung.

"Kalau yang langsung sewa ke terminal bayar Rp 3,5 juta, listrik dan air perbulan paling Rp 200 ribu perbulan," kata satu pedagang terminal di Blok A kios No. 099, Sukarti kepada Tribunsolom.com Sabtu (7/7/2018) siang.

"Pemasukan harian variatif, tapi yang paling banyak ya waktu liburan seperti saat lebaran, natal, dan tahun baru, sehari bisa sampai Rp 1 juta lebih, menguntungkan untuk bisnis," ujarnya.

Koordinator Terminal Tirtonadi Solo, Joko Supriyanto mengatakan Terminal tersebut dapat menyediakan lahan berupa kios kepada masyarakat untuk disewakan.

Seperti kios, loket penjualan dan bengkel yang bisa digunakan untuk masyarakat.

Oleh sebab itu, aset-aset tersebut akan ditawarkan kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan di tempat di dalam terminal.

Baca: Digelar di Resort Mewah di Lombok, Pernikahan Dimas-Nadine Dihadiri Sejumlah Artis. Intip Fotonya

"Terminal Tirtonadi memiliki 158 kios, 1 bengkel dan puluhan loket penjualan travel," katanya Sabtu (7/7/2018) siang.

"Musim liburan jadi potensi tertinggi pemasukan terminal dari segala aspek, kami harap pendapatan negara ini dapat memberikan manfaat dua belah pihak yaitu negara dan masyarakat," ujarnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved