Piala Dunia 2018

Mengenal Kelompok Aktivis Rusia yang Menyusup Saat Laga Final Piala Dunia 2018

Timnas Prancis keluar menjadi juara di Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Timnas Kroasia di laga final pada Minggu (15/7/2018).

Mengenal Kelompok Aktivis Rusia yang Menyusup Saat Laga Final Piala Dunia 2018
news.sky.com
Pussy Riot mengaku bertanggung jawab atas penyusupan saat laga final piala dunia 

Pada pernyataan tersebut, mereka menyerukan agar tahanan politik dibebaskan, pemerintah tidak semena-mena dalam menahan pengnjuk rasa, dan menghentikan pemenjaraan warga untuk kegiatan media sosial mereka.

Mereka juga menuntut adanya "persaingan politik" yang lebih terbuka di Rusia.

Hal itu dikarenakan Putin telah mendominasi politik Rusia selama bertahun-tahun, dan memenangkan masa jabatan keempatnya sebagai Presiden awal tahun ini.

Manohara Odelia Pinot Kenakan Busana Pengantin Adat Palembang, Lihat Foto-fotonya

Hampir 6 tahun yang lali, dua personil Pussy Riot dipenjara karena membawakan lagu yang berisi protes pada Putin.

Sejak teman mereka dijatuhi hukuman, mereka terus bersikap kritis terhadap Putin dan pemerintahannya di tahun-tahun sesudahnya.

Aksi mereka tersebut pun dianggap telah 'menampar wajah' Putin di mata dunia saat dia juga menyaksikan langsung pertandingan tersebut di Luzhniki Moskow Stadium.(*)

Penulis: rika apriyanti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved