Breaking News:

Video Peringatan Hari Anak di Era Soeharto Diunggah, Nasib Anak yang Ajukan Pertanyaan Jadi Sorotan

Momen pertanyaan balik Soeharto itu pun menjadi sorotan dan membuat sebagian warganet penasaran tentang nasib bocah tersebut.

Penulis: Daryono | Editor: Daryono
Twitter/@potretlawas
Soeharto saat peringatan Hari Anak Nasional di tahun 1994 

TRIBUNSOLO.COM - Hari ini, Senin (23/7/2018) diperingati sebagai Hari Anak Nasional.

Peringatan Hari Anak Nasional itu juga dilakukan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara bersama sejumlah anak, Minggu (22/7/2018) kemarin.

Tidak hanya di era Presiden Jokowi, peringatan Hari Anak Nasional sudah dilakukan sejak era Presiden Soeharto.

Tak jauh berbeda dengan peringatan Hari Anak saat ini, Presiden Soeharto memperingati Hari Anak Nasional dengan sejumlah anak.

Salah satu video peringatan Hari Anak Nasional di era Soeharto itu diunggah oleh akun @potretlawas, Senin (23/7/2018). 

Menurut akun @potretlawas, rekaman itu merupakan rekaman peringatan Hari Anak Nasional tahun 1994 di halaman tengah Istana Negara Jakarta.

Hari anak yang diundangkan di era Soearto itu juga bertepatan dengan ulang tahun putra Soeharto, Bambang Trihatmodjo.

Dalam video tersebut, terlihat seorang anak bertanya kepada Seoharto mengapa Presiden di Indonesia cuma satu padahal Indonesia sangat luas.

Menjawab pertanyaan itu, Soeharto kemudian menjelaskan jika presiden ada 2 atau tiga makan negara tidak berjalan baik karena banyak pemimpin dan banyak kapten sehingga negara menjadi rusak.

Soeharto juga menjelaskan presiden yang seorang terikat dengan Pancasila dan UUD 1945.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved