70 Persen Air Waduk Gondang Karanganyar Diprediksi Mengalir ke Sragen, Ini Usul Sekda
Waduk Gondang dibangun pada 2014 silam dan diperkirakan selesai pada tahun 2018 ini.
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Debit air dari waduk Gondang, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Jawa Tengah, diperkirakan akan lebih banyak mengalir ke wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, dalam sambutannya di acara Pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/GP3A) se Kabupaten Karanganyar 2018, Selasa (24/7/2018).
"Air di waduk gondang kurang lebih 70 persen yang menggunakan adalah Sragen," kata Samsi yang datang mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono.
Waduk Gondang dibangun pada 2014 silam dan diperkirakan selesai pada tahun 2018 ini.
• Tenggelam di Waduk Delingan Karanganyar, Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia
Agar keberadaan waduk bisa dirasakan masyarakat Karanganyar, Samsi mengusulkan sebuah kerjasama antara Pemkab Karanganyar dan Pemkab Sragen.
Ia meminta Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maiyaroch, yang hadir dalam acara itu untuk segera membentuk MoU kepada Pemkab Sragen.
Kerjasama tersebut bisa diterapkan untuk sektor pertanian.
"Misalnya, warga Karanganyar yang membeli beras ke Sragen dapat diskon. Kalau ngga ada itu, konteks otonomi daerah tidak ada," ucap Samsi.
• Kocak! Baim Eks Ada Band Juga Tak Mau Melewatkan Tren Make Up Freckles
Selain itu, Samsi juga menyarankan para petani di sekitar waduk Gondang memanfaatkan keberadaan waduk Gondang sebagai tempat wisata.
"Petani harus cermat dan inovatif."
"Kalau hanya bertani saja bisa ketinggalan."
"Harus ada modifikasi lain," terangnya.
• Waode Sofia, Akhirnya Angkat Bicara Tentang Sikap Juri Audisi KDI
Untuk diketahui, proyek pembangunan waduk Gondang sempat dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 silam.
Dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Jumat (11/3/2018) waduk Gondang saat itu diestimasi mampu menampung air 10 juta meter kubik air dan memiliki pasokan air baku sebesar 200 liter per detik yang akan digunakan untuk budidaya perikanan dan pariwisata.
Keberadaan waduk diperkirakan bisa mengairi lebih kurang 4.800 hektar sawah, baik yang berada di wilayah Karanganyar maupun Sragen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sekda-samsi_20180724_134714.jpg)