Parpol Pengusung Belum Pasti, Gatot Nurmantyo Optimistis Maju Pilpres 2019

Nama Gatot memang sempat muncul dalam beberapa survei terkait bursa nama capres maupun cawapres.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo mengatakan, dirinya harus yakin dan optimistis jika mau maju pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, baik sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

"Ya harus yakin kalau mau maju, itu enggak main-main," ujar Gatot di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (24/7/2018)."

Nama Gatot memang sempat muncul dalam beberapa survei terkait bursa nama capres maupun cawapres.

Berdasarkan survei yang dilakukan sejumlah lembaga, Gatot termasuk dalam jajaran calon presiden terkuat.

Disinggung soal Testpack, Nikita Mirzani Mengaku Pengin Punya 4 Anak

Selain itu, Gatot Nurmantyo juga disebut memiliki elektabilitas yang tinggi sebagai cawapres jika dipasangkan dengan Ketua Umum Prabowo Subianto.

Meski demikian, Gatot menyatakan bahwa keyakinannya untuk maju tidak didasari pada hasil survei.

Ia masih optimistis, melihat masih ada waktu sampai pendaftaran pasangan capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum pada 4-10 Agustus mendatang.

"Keyakinan itu bukan berdasarkan itu (hasil survei), tapi berdasarkan partai-partai yang saat ini masih cair dan belum ada satu pun yang pasti," ucap Gatot, seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Tahun Terakhir Bisa Ikut Pemilihan Putra Putri Solo 2018, Agnes Merasa Dapat Berkah dari Tuhan

Gatot mengaku masih menjalin komunikasi secara intensif dengan berbagai partai politik.

Menurut dia, situasi politik saat ini masih cair sehingga berbagai kemungkinan masih terbuka terkait pencalonan dirinya.

Ia meyakini bahwa kepastian akan terungkap di tanggal-tanggal terakhir pendaftaran nama capres-cawapres ke KPU mendatang.

Meski begitu, Gatot memahami bahwa peluang itu tidak mudah terwujud.

Foto SKCK Prabowo untuk Nyapres Beredar di Medsos, Begini Respons Gerindra

Sebab, menurut dia, ada ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen suara nasional.

Menurut dia, partai politik tentu perlu melakukan koalisi jika ingin mengajukan seseorang untuk maju sebagai capres atau cawapres.

Dengan demikian, partai politik tentu akan berupaya mengajukan tiap kadernya untuk menjadi capres atau cawapres, sehingga persaingan semakin terbuka. (Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Parpol Masih Cair, Gatot Nurmantyo Optimistis Maju pada Pilpres 2019"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved