Sidak Proyek RSUD Semanggi, Komisi IV DPRD Solo Ingatkan soal Kualitas Bangunan

Pembangunan RSUD Semanggi dimulai akhir 2017 lalu dan difokuskan pada pendirian konstruksi.

Sidak Proyek RSUD Semanggi, Komisi IV DPRD Solo Ingatkan soal Kualitas Bangunan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Anggota Komisi IV DPRD Surakarta saat sidak ke proyek pembangunan RSUD Semanggi, Solo, Kamis (26/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi IV DPRD Solo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (26/7/2018) siang.

Dalam sidak tersebut, rombongan komisi IV bersama konsultan manajemen konstruksi dari PT Indah Karya Bandung, Supandi berkeliling melihat perkembangan pembangunan RSUD.

Pembangunan RSUD Semanggi dimulai akhir 2017 lalu dan difokuskan pada pendirian konstruksi.

Proyek ini berjalan selama 18 bulan, dimulai 8 Desember 2017 hingga 30 Mei 2019.

"Saat ini pembangunan berjalan 27% dari keseluruhan pembangunan," kata ketua Komisi IV DPRD Solo, Paulus Haryoto kepada Tribunsolo.com Kamis (26/7/2018) siang.

"Targetnya kan 26%, kita akan apresiasi dan support terus," ujarnya.

Polresta Solo Adakan Tes Urine Dadakan untuk Anggota Satresnarkoba dan Satreskrim, Ini Hasilnya

Diharapkan konstruksi bangunan dapat diselaikan di akhir tahun ini.

"Yang penting kualitas bangunan, perencanaan yang sesuai," katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Surakarta saat sidak ke proyek pembangunan RSUD Semanggi, Solo, Kamis (26/7/2018)
Anggota Komisi IV DPRD Surakarta saat sidak ke proyek pembangunan RSUD Semanggi, Solo, Kamis (26/7/2018) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

RSUD Semanggi bakal dibangun setinggi enam lantai di atas lahan seluas 18.639 meter persegi.

Bangunan RSUD ini nantinya berkapasitas 200 tempat tidur.

RSUD ini dibangun dari dana APBD tahun 2018 dan 2019 dengan anggaran sebesar Rp 175 miliar.

Berdasarkan keterangan pelaksana proyek, saat ini pekerjaan konstruksi fokus kepada pembangunan dinding dan atap RSUD.

Fakta-fakta Mbah Legi di Klaten dan Uang Tabungannya Rp 14,5 Juta, Profesi hingga Pujian Warganet

Pekerjaan berlangsung mulai pagi hingga malam hari, guna meminimalkan polusi suara akibat aktivitas proyek tersebut.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved