Breaking News:

Menilik Lesunya Bisnis Kecil hingga Besar, Dampak Proyek Pembangunan Flyover Manahan Solo

Aktivitas bisnis di sekitar perlintasan kereta api Manahan, Solo menjadi lesu akibat terdampak oleh pembangunan flyover.

Editor: Suut Amdani
Tribun-Video.com/Sigit Ariyanto
Lokasi pembangunan Flyover Manahan, Kamis (26/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun-Video.com, Sigit Ariyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aktivitas bisnis di sekitar perlintasan kereta api Manahan, Solo menjadi lesu akibat terdampak oleh pembangunan flyover.

Pasalnya, pembangunan Flyover (FO) Manahan menutup sebagian akses ke sejumlah tempat bisnis tersebut.

Toko Ban Palang K.A. Manahan "Murah" misalnya.

Usaha yang sudah digeluti Yunus (54) selama 15 tahun terakhir itu mengalami penurunan omzet secara drastis.

"Turun drastis omzet jualan banku, katanya dulu waktu sosialisasi Pak Rudy (Wali Kota Solo) katanya lingkungan tidak terdampak," ujar Yunus saat ditemui Tribun-Video.com Minggu (29/7/2018).

Transit Oriented Development Dinilai Tepat Sebagai Konsep Penataan Kawasan Purwosari Setelah Flyover

"Tapi kalau lokasi saya dimatikan (tertutup proyek), kan otomatis mematikan nafkah saya juga," sambungnya.

Masih menurut Yunus, Toko Besi Lak Sana milik sang adik yang berada persis di sebelah lapaknya juga mengalami penurunan omzet, bahkan kini harus tutup.

"Toko besi itu (milik) adik saya, jangankan menurun, mati total," ujar Yunus.

Yunus juga bercerita, dampak pembangunan FO Manahan berpengaruh pada bisnis kecil hingga besar.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved