Densus 88 Tangkap Seorang Penjual Bakso Keliling di Jember yang Diduga Terlibat Terorisme

Menurut Cahyo, Tim Densus 88 antiteror menggeledah rumah AR karena diduga terlibat kasus terorisme.

Densus 88 Tangkap Seorang Penjual Bakso Keliling di Jember yang Diduga Terlibat Terorisme
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi petugas Densus 88. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Densus 88 antiteror kembali menangkap seorang terduga teroris, AR, di rumah kontrakannya di Perumahan Istana Tegal Besar Cluster Kutai, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Namun penangkapannya terbilang diam-diam.

Warga dan bahkan ketua RT sekalipun tidak mengetahui kapan AR ditangkap.

Ketua RT, Nu Cahyo, baru tahu penangkapan itu setelah ada penggeledahan di rumah AR pada Kamis (2/8/2018) lalu.

Ribka/Febriana Jawara Asia Junior Championships 2018, Pelatih Rudi Gunawan Ungkap Strateginya

"Kami kaget ketika rumahnya digeledah tim Densus 88,” jelas Nur Cahyo, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Cahyo, Tim Densus 88 antiteror menggeledah rumah AR karena diduga terlibat kasus terorisme.

Sejumlah barang disita dari rumah AR seperti laptop, buku catatan, kartu perdana, dan sejumlah barang lainnya.

Penjual bakso Nur Cahyo mengatakan, AR sehari- hari bekerja sebagai penjual bakso keliling.

Dijuluki Pengacara 30 Miliar, Begini Reaksi Hotman Paris saat Terima Honor Tak Biasa dari Klien

“Sehari- hari dia berjualan bakso keliling pakai motor,” kata Nur Cahyo, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Namun, bakso itu tidak dibuat AR di rumahnya.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved