Sebulan Pemberlakuan SSA di Jalan Letjen S Parman Solo, Masih Ada Pengendara Nekat Lawan Arah
Sejumlah pengguna jalan, terutama pengendara motor, masih nekat melawan arus saat melintas di Jalan Letjen S Parman, Kota Solo.
Penulis: Noorchasanah Anastasia Wulandari | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Noorchasanah A
TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah pengguna jalan, terutama pengendara motor, masih nekat melawan arus saat melintas di Jalan Letjen S Parman, Kota Solo.
Pantauan TribunSolo.com, Kamis (9/8/2018) siang, beberapa pengendara tersebut melaju ke arah utara.
Mereka mencoba menerobos jalan melewati sisi bahu jalan meski arus kendaraan di kawasan tersebut cukup padat.
Jalan Letjen S Parman sudah diberlakukan sistem satu arah (SSA), yakni hanya untuk pengguna jalan yang menuju ke arah selatan.
Separuh badan jalan ditutup untuk keperluan perbaikan dan pelebaran jalan.
Seperti diberitakan sebelumnya oleh TribunSolo.com, pemberlakukan Jalan Letjen S Parman diberlakukan SSA sejak Juli 2018.
Selain Jalan Letjen S Parman, Jalan Monginsidi pun diberlakukan hal yang sama.
Ditutup separuh jalan dan diberlakukan SSA dari arah barat menuju timur.
Penutupan jalan akan berlaku untuk arah sebaliknya jika pengecoran jalan tahap pertama sudah rampung.
Perbaikan kedua kawasan ini diperkirakan rampung pada Oktober 2018. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jalan-s-parman_20180809_170159.jpg)