69 Ton Bantuan dari TNI, Polri, dan Masyarakat Jateng Diterbangkan ke Lombok, NTB

TNI, Polri, hingga masyarakat di Jawa Tengah (Jateng) menyumbangkan bantuan kepada korban bencana di Lombok, NTB.

69 Ton Bantuan dari TNI, Polri, dan Masyarakat Jateng Diterbangkan ke Lombok, NTB
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Bantuan dalam kardus dikeluarkan petugas dari truk di Lanud Adi Soemarmo, Boyolali, Sabtu (11/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - TNI, Polri, hingga masyarakat di Jawa Tengah (Jateng) menyumbangkan bantuan kepada korban bencana di Lombok, NTB.

Terkumpul sebanyak 69 ton bantuan yang dikirimkan melalui jalur udara via Lanud Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah. 

Pemberangkatan bantuan dimulai dengan prosesi penyerahan bantuan pada Sabtu (11/8/2018) pagi.

LIVE STREAMING Timnas U-16 Indonesia Vs Thailand Malam Nanti, Tonton di Link Ini

Acara dihadiri oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Codro Kirono, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto,

Kepada wartawan, Danlanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Indan Gilang, mengatakan bantuan akan diangkut dalam beberapa kloter.

Pada Sabtu pagi ini, diberangkatkan empat pesawat pengangkut bantuan,  meliputi satu Hercules C-130, dua CN-295 dan satu CN-235.

"Hari ini mengangkat 25 ton, sisanya akan kita koordinasikan dengan Mabes TNI AU," jelasnya.

"Mudah-mudahan Senin atau Selasa bisa menyelesaikan pengiriman logistik yang sudah terkumpul."

Sementara  Kapolda menerangkan, bantuan berasal dari donasi selueuh jajaran Polres, Kodim, Lanud, Lanal, hingga masyarakat di Jateng.

"Ada sekitar 76 truk dengan berat 69 ton, bantuan terdiri dari selimut, tenda kemudian beras, mi, obat-obatan, susu kaleng, popok, pampers, dan sebagainya," terang Condro.

Penulis Kondang Asma Nadia Beri Kesaksian tentang Sosok Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid Menimpali

Adapun, Mayjen TNI Wuryanto, mengagumi antusiasme masyarakat yang turut menyumbangkan bantuan.

Dia berharap selanjutnya masyarakat dapat membantu dalam bentuk uang.

"Saya imbau masyarakat mengirimkan bantuan dalam bentuk uang karena lebih fleksibel," ucapnya.

Demikian baginya agar bantuan berupa uang bisa digunakan untuk warga korban bencana membangun rumahnya yang rusak. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved