Suku Bunga Naik, NPL Bank Bukopin Masih Aman

Adapun segmen yang mungkin berpengaruh yakni efek terhadap kenaikan bunga acuan ini ke risiko kredit bermasalah, atau Non Performing Loan (NPL).

Suku Bunga Naik, NPL Bank Bukopin Masih Aman
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Direktur Utama Bank Bukopin, Eko Rachmansyah Gindo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) 50,25 persen dari sebelumnya 4,25 persen membuat industri perbankan harus menyesuaikan suku bunga.

Satu di antaranya yang melakukan penyesuaian adalah PT Bank Bukopin Tbk.

Direktur Utama Bank Bukopin, Eko Rachmansyah Gindo, berujar kenaikan tersebut memang bertujuan untuk meredam fluktuasi rupiah yang terjadi belakangan ini.

Adapun segmen yang mungkin berpengaruh yakni efek terhadap kenaikan bunga acuan ini ke risiko kredit bermasalah, atau Non Performing Loan (NPL).

Relawan Wadyabala Jokowi Berharap Budaya Golput Ditinggalkan

"Namun efek kenaikan bunga acuan ke NPL saat ini masih belum terasa," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/8/2018) di Solo.

Saat ini NPL Bank Bukopin masih sekitar 4,5 persen.

Selain itu, Bank Bukopin juga masih menyediakan dana cadangan, yang saat ini sekitar 50 persen sampai 60 persen dari total NPL.

Eko juga menyebutkan untuk suku bunga kredit, penyesuaiannya harus dilakukan secara bertahap, tidak serta merata diberlakukan langsung.

"Perlu melihat kondisi nasabah, pengusaha, perlu sosialisasi, bank pasti akan menyesuaikan, kita perlu waktu, kredit supply demand,” tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved