Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan 3 Pemuda di Gresik

Ia ditangkap polisi di tempat tinggalnya di Pogot Palm Regency, Kelurahan Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Minggu malam.

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan 3 Pemuda di Gresik
KOMPAS.COM/ M Wismabrata
Ilustrasi miras oplosan. 

TRIBUNSOLO.COM, GRESIK -- Polisi menetapkan satu orang tersangka kasus tewasnya tiga pemuda di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik, Minggu (19/8/2018) pagi, usai menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan.

Tersangka tersebut yakni PRB (37).

Pria kelahiran Surabaya itu diduga pemasok miras oplosan.

Ia ditangkap polisi di tempat tinggalnya di Pogot Palm Regency, Kelurahan Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Minggu malam.

Rencana Pembangunan Flyover Purwosari Solo, Warga Belum Terima Informasi Rekayasa Lalu Lintas

“Usai penyelidikan pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB, kami bergerak dan mengamankan satu tersangka yang diduga penyedia dan pemasok barang, yang menyebabkan tiga orang tewas kemarin,” ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro Senin (20/8/2018).

Wahyu mengatakan, selain mengamankan tersangka, petugas menyita beberapa bahan yang diduga digunakan tersangka untuk meracik miras oplosan.

“Ada essence atau perasa, aspartan yang dibuat sebagai pemanis, stabilizer mineral, atric acid yang biasa digunakan sebagai bahan pemutih pakaian, serta natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet makanan."

"Bahan-bahan ini dicampur bersama alkohol dan air,” ucap Wahyu, seperti dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

Ini Komentar Jokowi tentang Kehebohan Aksi Stuntman di Pembukaan Asian Games

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit mobil Toyota Sienta nopol L 1859 TH, beberapa telepon seluler, juga beberapa alat yang digunakan untuk membantu pengemasan, mulai corong, skrop plastik, hingga jeriken.

“Dari pengakuan tersangka, antara air yang sudah dicampur dengan bahan-bahan tersebut lantas dicampur dengan alkohol, dengan perbandingan sekitar 40:60. Jadi 40 alkohol, 60 air yang sudah dicampur bahan-bahan itu,” jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat pasal berlapis lantaran dianggap turut menjadi penyebab hilangnya nyawa Riko Yakub (23), Andik Kristanto, dan M Fendi Pradana (19).

Ketiganya meninggal Minggu (19/8/2018) pagi, seusai menenggak miras oplosan yang dilakukan Kamis (16/8/2018) petang hingga Jumat (17/8/2018) pagi.

Terpal Jadi Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa Lombok

Wahyu menyebut, tersangka dikenakan pasal 110 junto pasal 36 junto pasal 35 ayat (2) UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan hukuman penjara maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 5 miliar.

Selain itu, ia dijerat pasal 136 huruf b junto pasal 75 ayat (1) UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan hukuman penjara maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 10 miliar. (Kontributor Kompas.com Gresik, Hamzah Arfah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Miras Oplosan di Gresik Tewaskan 3 Pemuda, Polisi Tetapkan 1 Tersangka"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved