Diperiksa Polresta Solo, Cucu PB X Jawab 25 Pertanyaan Terkait Kasus Pemalsuan Dokumen

Didampingi kuasa hukumnya, Wartono Wirjasaputro, kedatangannya untuk memenuhi panggilan pemeriksan dari penyidik Satreskrim Polresta Solo.

Diperiksa Polresta Solo, Cucu PB X Jawab 25 Pertanyaan Terkait Kasus Pemalsuan Dokumen
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Cucu raja Keraton Kasunanan Solo, Paku Buwono (PB) X, BRM Muh Munier Tjakraningrat (kedua dari kanan) didampingi kuasa hukumnya, Wartono Wirjasaputro (tengah) mendatangi Markas Polresta Solo, di Manahan, Banjarsi, Solo, pada Selasa (21/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Cucu raja Keraton Kasunanan Solo, Paku Buwono (PB) X, BRM Muh Munier Tjakraningrat, kembali mendatangi Markas Polresta Solo, di Manahan, Banjarsi, Solo, pada Selasa (21/8/2018) siang.

Didampingi kuasa hukumnya, Wartono Wirjasaputro, kedatangannya untuk memenuhi panggilan pemeriksan dari penyidik Satreskrim Polresta Solo.

Yakni untuk menindaklanjuti laporan yang telah dilayangkan pada Kamis (9/8/2018) lalu dengan mengadukan Suwarsi dan tujuh orang lainnya.

Suwarsi cs dilaporkan lantaran diduga melakukan tindak pidana penggelapan asal-usul perkawinan, pemalsuan surat, dan keterangan palsu terkait ahli waris GKR Ayu Pembayun yang merupakan putri satu-satunya PB X dengan permaisuri Gusti Ratu Hemas atau Gusti Moersoedarinah, putri Hamengku Buwono (HB) VII, raja Keraton Yogyakarta.

Fadel Muhammad Sebut Pemilihan Maruf Amin sebagai Cawapres Jokowi Timbulkan Konflik Internal Golkar

Kepada TribunSolo.com, Wartono mengungkapkan, pemeriksaan berlangsung sekitar 3,5 jam.

"Kami telah diperiksa penyidik dan ditanyai 25 pertanyaan, yang ditanyakan mengenai silsilah, fokusnya adalah silsilah Sinuhun PB X dengan Gusti Hemas," ujarnya.

Penyidik, kata dia, membandingkan silsilah keturunan PB X dengan Gusti Hemas yang melahirkan Pembayun dan silsilah yang diduga palsu melahirkan Waluyo.

"Banyak dibuktikan kejanggalan dari keterangan palsu ahli waris Waluyo (ibu Suwarsi), seperti surat keterangan ahli waris palsu menyatakan berqlamat di Kedung Lumbu, padahal ahli waris keraton harusnya masuk (Kelurahan) Baluwarti," katanya.

Sapi Kurban Jokowi yang Didatangkan ke Solo Tahun ini Lebih Montok

Tak hanya itu, pihaknya mempertanyakan makam Waluyo yang terdapat Gawanan, Colomadu.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved