Asian Games 2018

Karang Taruna Jumapolo, Karanganyar, Butuh Waktu Seminggu Selesaikan Maskot Asian Games Raksasa

Berbekal bambu, kertas semen bekas, koran, lem kanji, mereka membuat replika maskot dalam ukuran raksasa.

TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Replika maskot Asian Games 2018 karya Karang Taruna Dusun Sembuh, Desa Jatirejo, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (20/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bhin-bhin, Atung, dan Kaka adalah tiga maskot Asian Games 2018, yang merepresentasikan keanekaragaman Indonesia.

Belasan anggota Karang Taruna Dusun Sembuh, Desa Jatirejo, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah, mencoba mengkreasikan tiga maskot tersebut.

Berbekal bambu, kertas semen bekas, koran, lem kanji, mereka membuat replika maskot dalam ukuran raksasa.

“Kita membagi kerja dalam beberapa tim, lima orang untuk mengerjakan Kaka, tiga orang mengerjakan Bhin-bhin dan Atung,” ungkap Yohanes Adi Prabowo kepada TribunSolo.com, Senin (20/8/2018).

Terpisah karena Perang Korea, Seorang Anak Kembali Bertemu Ibunya Setelah 68 Tahun Tak Jumpa

Yohanes saat itu bertugas untuk mendesain kerangka replika.

Ia mengaku bisa menyelesaikan ketiga replika maskot dalam empat hari.

“Setelah itu, tim mulai menempelkan kertas ke replika.”

“Pengerjaan tiga maskot dilakukan serentak,” kata Yohanes.

Pemeriksaan Hewan Kurban di Lokasi Penjualan, Dispertan Solo Temukan 12 Sapi Sakit

Setelah replika maskot tebentuk, mereka mewarnainya menggunakan cat biasa.

Halaman
12
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved