Pascainsiden Petasan, Kondisi Kepala Desa Papahan, Karanganyar, Dikabarkan Mulai Membaik
Hal itu diterangkan Ketua RW 8 Badran Baru, Desa Papahan, Tarman saat ditemui TribunSolo.com di kediamannya, Rabu (22/8/2018).
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kondisi Marzuki Sugiono, Kepala Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, dikabarkan mulai membaik pascainsiden ledakan petasan pada Minggu (19/8/2018) lalu.
Hal itu diterangkan Ketua RW 8 Badran Baru, Desa Papahan, Tarman saat ditemui TribunSolo.com di kediamannya, Rabu (22/8/2018).
Menurut Tarman, Kepala Desa juga akan kembali ke rumah pada Rabu (22/8/2018) malam setelah beberapa hari mendapat perawatan di RS Dr Oen, Solo.
“Tidak ada masalah, Pak Kepala Desa juga kondisinya sudah membaik,” kata Tarman.
• PAN Bersama Koalisi Pastikan Tak Akan Gunakan Politik Identitas dalam Pilpres 2019
Tarman yang sempat menjenguk Kepala Desa di RS menyampaikan, Kepala Desa tidak menyalahkan siapapun dalam insiden yang melukai dirinya.
Kepala Desa tidak ingin kejadian tersebut dibesar-besarkan dan menggunjing pihak lainnya.
“Pak Kades sudah legowo, ini bukan kesalahan panitia atau siapapun karena demi memperingati 17 Agustus,” kata Tarman.
Sebelumnya, ledakan petasan dikabarkan mengenai tangan Marzuki Sugiono yang hadir dalam perayaan HUT ke-73 RI di Badran Baru, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (19/8/2018).
Akibat ledakan itu, Marzuki mengalami luka-luka serius pada jari tangannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/petasan_20160417_221506.jpg)