Pemilik Mercy Diduga Tabrak Pemotor

Tim Siber Polresta Solo Temukan Banyak Postingan Provokasi dan SARA soal Kasus Mercy vs Honda Beat

Ditemui wartawan pada Senin (27/8/2018) pagi di kantornya, Kapolresta menegaskan bahwa kasus penyidikan kasus itu tengah diproses.

Tim Siber Polresta Solo Temukan Banyak Postingan Provokasi dan SARA soal Kasus Mercy vs Honda Beat
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kantor Satreskrim Polresta Solo difoto Senin (27/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, meminta masyarakat tak mudah terpancing dan percaya terhadap isu SARA dan ujarab kebencian di media sosial (medsos).

Terutama yang berhubungan dengan kasus tewasnya Eko Prasetio (28), pemotor Honda Beat AD 5435 OH, diduga ditabrak Iwan Adranacus (40), sopir Mercedes-Benz AD 888 QQ, pada Rabu (22/8/2018) siang.

Ditemui wartawan pada Senin (27/8/2018) pagi di kantornya, Kapolresta menegaskan bahwa kasus penyidikan kasus itu tengah diproses.

Dinyatakannya, tim siber Polresta Solo juga sudah bergerak mengawasi dan menyortir akun-akun berpotensi menyebarkan isu seperti ujaran kebencian di medsos.

"Tim siber sudah bergerak, konten sempat kita temukan banyak yang bersifat provokatif dan mengarah ke SARA," ujarnya.

"Itu yang kita waspadai, kami yakin masyarakat Solo sudah cerdas dan dapat membedakan mana yang benar dan tidak," ujarnya. 

Polresta Solo Perbanyak Jumlah Saksi Kasus Pengemudi Mercy Tabrak Pengendara Honda Beat

Sembari melakukan pengawasan terhadap medsos, pihaknya juga telah memeriksa total 13 saksi dalam kasus itu.

Jumlah saksi bertambah dari awal berjumlah 9 saksi.

Penambahan saksi termasuk dengan menghadirkan saksi-saksi ahli dalam kasus itu.

Hal itu dilakuan guna memperkuat penyidikan atas pasal yang disangkakan kepada tersangka Iwan.

Kapolresta menuturkan, masyarakat diimbau agar senantiasa menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Solo dengan tak menyebar isu negatif di medsos.

Juga mempersilakan kepada masyarakat untuk mengawal kasus hingga tuntas dan adil sesuai hukum yang berlaku. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved