Breaking News:

Larang Kendaraan Beban Berat Masuk Jalan Perkotaan, Dishub Solo Pasang 40 Titik Rambu

Kendaraan dengan beban 5,5 ton memang dilarang masuk jalan perkotaan mengingat kelas jalan perkotaan berada di kelas tiga

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Seorang petugas Dishubkominfo Surakarta mengatur truk muatan dalam operasi muatan kendaraan, Kamis (28/4/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta mulai memasang sejumlah rambu larangan masuk bagi kendaraan berat dengan beban muatan diatas 5,5 ton.

Hal Ini dilakukan mengingat banyak kendendaraan berat mengambil rute tidak sesuai dengan kelas jalan yang telah ditentukan.

Kendaraan dengan beban 5,5 ton memang dilarang masuk jalan perkotaan mengingat kelas jalan perkotaan berada di kelas tiga.

Oleh sebab itu bagi yang hendak melintas wajib mengantongi izin dispensasi melalui jalan kota.

Fotonya di SUGBK Tuai Kritikan, Putri Mantan Gubernur DKI Jakarta Minta Maaf

Namun faktanya, selama ini kendaraan berat masih banyak yang melintas di jalan tersebut dengan cukup leluasa.

"Pengawasan dan penindakan akan diperketat," kata Kepala Seksi Angkutan Barang, Dishub Kota Surakarta, Bambang Budhi Santosa saat ditemui diruang kerjanya Selasa (28/8/2018) siang.

Selain melakukan razia gabungan, pihaknya juga mengantisipasi dengan pemasangan rambu-rambu larangan masuk bagi angkutan berat di 40 titik simpang masuk perkotaan.

"Dari 40 titik masuk yang dipasangi rambu larangan tersebut, semuanya mengarah pada sejumlah jalan yang dilalui kendaraan berat," katanya.

Baim Wong Adakan Challenge Berhadiah Undangan Khusus ke Pernikahannya, Ini Syaratnya

"Khususnya yang masuk ke pusat-pusat perdagangan di kota Solo," ujarnya.

Pusat perdagangan yang dimaksud seperti sejumlah ruas jalan disekitar Pasar Legi, Pasar Gedhe, dan Pasar Klewer.

Untuk angkutan berat dibawah 2,2 ton memang bebas masuk tanpa ijin.

Bunga Nyimas, Atlet Skateboard Usia 12 Tahun Berhasil Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games

Namu bagi angkutan dengan berat diatasnya diwajibkan mengantongi ijin dispensasi.

Pihaknya juga mengaku angkutan dengan berat 5,5 ton masih sering terlihat lalu lalang di jalan Slamet Riyadi Solo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved