Breaking News:

Pemilik Mercy Diduga Tabrak Pemotor

Desak Gunakan Pasal Pembunuhan Berencana, Kuasa Hukum Korban Mercy Vs Beat Datangi Kejari Solo

Ketua tim kuasa hukum, Sigit N. Sudibyanto, menyampaikan, kedatangannya untuk meminta agar jaksa Kejari tegas menjerat hukum kepada tersangka.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Tim dari Lembaga Bagian Hukum Mega Bintang, kuasa hukum Suharto, ayah korban tewas Eko Prasetio mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Solo pada Jumat (31/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim kuasa hukum Suharto, ayah korban tewas Eko Prasetio (28), dari Lembaga Bagian Hukum (LBH) Mega Bintang mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo pada Jumat (31/8/2018) pagi.

Mereka menuntut agar Kejari memberikan jeratan hukum seberatnya kepada Iwan Adranacus (40), pengendara Mercedes-Benz yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Solo.

Ketua tim kuasa hukum, Sigit N. Sudibyanto, menyampaikan, kedatangannya untuk meminta agar jaksa Kejari tegas menjerat hukum kepada tersangka.

"Sebaiknya tersangka dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana," kata dia.

Berkas Belum Dikirim Polresta, Kejari Solo Siapkan Tiga Jaksa Tangani Kasus Mercy VS Honda Beat

Menurut Sigit, pasal yang disangkakan Polresta Solo dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara kepada tersangka dirasa kurang.

"Harusnya kepada tersangka dikenakan pasal 340 pembunuhan berencana, indikasi kuat bahwa tersangka memang berencana melakukan pembunuhan," terangnya.

Dirincinya, indikasi tersebut terlihat karena ada jeda dari awal adu mulut hingga terjadinya dugaan penabrakan.

"Maka dari jeda waktu itu, kami yakin kalau tersangka berencana melakukan pembunuhan," ungkapnya.

Pihaknya pun mengaku akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Sekaligus berharap agar Polresta Solo dapat secara profesional tanpa intervensi pihak manapun untuk menangani kasus.

Adapun kedatangan mereka diterima oleh Kepala Kejari Solo, Teguh Subroto.

Pemberkasan Kasus Mercy VS Honda Beat, Satreskrim Polresta Solo Tunggu Data Pendukung

Ditemui wartawan, Teguh mengatakan bahwa tim kuasa hukum mendesaknya agar Pasal 340 dijeratkkan kepada tersangka Iwan.

Desakkan surat LBH Mega Bintang, kata dia, dialamatkan kepada Kepala Kepolisian Resor Kota Solo, tembusan kepada Kepala Kejari Solo.

"Dari desakkan itu, saya selaku pimpinan menanggapi, sampai hari hari berkas atas nama Iwan Adranacus belum dikirim dari kepolisian," ungkapnya.

"Kita akan pelajari bagaimana alat-alat bukti yang ada dalam berkas itu," imbuhnya.

Adapun, saat ini Satreskrim Polresta Solo masih menunggu data-data pendukung untuk menyusun berkas perkara.

Berkas ditargetkan selesai pekan ini dan dilimpahkan kepada Kejari Solo pekan depan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved