Breaking News:

Kontroversi Aksi 9 September di Solo

Pro Kontra Jalan Sehat 9 September 2018, Wakil Ketua DPRD Solo Sarankan Kepolisian Adakan Dialog

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Umar Hasyim meminta kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan dialog kepada masyarakat.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/PUTRADI PAMUNGKAS
Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Umar Hasyim saat ditemui wartawan, Rabu (15/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Umar Hasyim meminta kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan dialog kepada masyarakat.

Hal tersebut terkait dengan banyaknya penolakan oleh berbagai pihak mengenai acara jalan sehat yang akan dihadiri Aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan penyanyi Ahmad Dhani.

Aksi jalan sehat tersebut akan diadakan pada 9 September 2018.

Umar menjelaskan dialog tersebut dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu.

Dispora Solo Resmi Tak Izinkan Lapangan Kottabarat untuk Acara Jalan Sehat 9 September 2018

Salah satu caranya yakni dengan memberikan ruang juga kepada warga lain yang ingin menyalurkan aspirasinya.

“Ini kan menyangkut persoalan demokrasi, jadi berikan juga pada orang lain untuk menyalurkan aspirasinya," katanya Kamis (30/8/2018) siang.

"Asal tidak berbuat onar dan memprovokasi, aparat kepolisian yang mengawasi," ujarnya.

Dirinya mengatakan masih ada waktu untuk mencegah peredaran hoaks dan provokasi yang memanasi kedamaian Solo.

Rencana kedatangan Aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan penyanyi Ahmad Dhani itu mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Antara lain perwakilan masyarakat yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Cinta Surakarta.

Kelompok tersebut menolak kegiatan jalan sehat yang akan diadakan oleh kelompok masyarakat Solo pada 9 September 2018 mendatang.

Soal Rencana Jalan Sehat 9 September, Wakil Ketua DPRD Solo: Kami Risau dengan Isu-isu SARA

Penolakan tersebut dilakukan dengan pengumpulan tanda tangan oleh perwakilan dari masyarakat Solo.

Penolakan dilakukan karenakan jalan sehat tersebut dianggap berbau politis.

Hingga saat ini, kegiatan jalan sehat tersebut belum mendapat izin dari Polresta Surakarta.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved