Harus Tutup Selamanya, PKL Sunday Market Manahan Solo Berharap Bisa Tetap Berjualan

Kawasan yang dipusatkan untuk kegiatan olahraga tersebut bakal tertutup bagi PKL Sunday Market selamanya.

Harus Tutup Selamanya, PKL Sunday Market Manahan Solo Berharap Bisa Tetap Berjualan
DOK. TRIBUNSOLO.COM
Pedagang Sunday Market berjualan di sekitar Velodrome Gelora Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pembangunan Gelora Manahan yang dilakukan Pemerintah Pusat berdampak terhadap eksistensi pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market.

Kawasan yang dipusatkan untuk kegiatan olahraga tersebut bakal tertutup bagi PKL Sunday Market selamanya.

Terkait hal tersebut, Ketua Serikat Pedagang Minggu Pagi Manahan, Yuli Santoso, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Solo, yakni Dinas Perdagangan Surakarta pada Jumat (31/8/2018).

Dalam pertemuan itu, pedagang meminta agar tetap bisa berjualan di kawasan tersebut.

Pidato di Hadapan Caleg Nasdem, Maruf Amin Sebut Ada Orang Sebelum Jokowi Beri Tanah ke Konglomerat

“Jumat pagi beberapa pedagang sudah bertemu dengan Disdag Surakarta, mereka memberitahu pada 9 September aktivitas jual beli sudah ditiadakan," kata Yuli kepada TribunSolo.com Minggu (2/9/2018) siang.

"Namun kami tetap menyampaikan untuk tetap bisa berjualan di kawasan yang jauh dari pembangunan proyek itu," tambahnya.

Sampai saat ini, permintaan itu masih dikoordinasikan dengan pihak – pihak lain.

"Kami berharap permintaan kami ini dapat dikabulkan,” tutur Yuli.

Disinggung terkait pemindahannya ke lokasi lain, Yuli belum bisa menjawab.

GP Ansor Karanganyar dan Tokoh-Tokoh Masyarakat Gelar Jalan Sehat Peringati HUT RI

Lantaran kesepakatan tersebut harus dibicarakan kepada seluruh pedagang.

Seperti diketahui, Sunday Market harus ditutup oleh Pemkot Solo karena Gelora Manahan merupakan zona khusus olahraga.

Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada 9 September 2018.

Pihak Pemkot Solo juga telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif bagi PKL eks Sunday Market Manahan.

Diantaranya car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi dan area parkir Benteng Vastenburg Solo(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved