Ajak Jukir Liar Beroperasi, Petugas Resmi Terancam Sanksi oleh Dishub Solo

Penindakan akan dilakukan khususnya bagi jukir liar maupun pocokan yang sengaja dilibatkan oleh jukir resmi dalam pengelolaan lahan parkir.

Ajak Jukir Liar Beroperasi, Petugas Resmi Terancam Sanksi oleh Dishub Solo
TribunSolo.com
Para juru parkir (jukir) tengah mengatur kendaraan di Koridor Gatot Subroto ruas Singosaren Solo, Sabtu (7/1/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polresta Solo terhadap dua juru parkir (jukir) liar akhir Agustus lalu mendapat tanggapan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Solo.

Tak hanya sanksi untuk jukir liar, sanksi tegas juga akan diberikan kepada jukir resmi yang turut mengajak julir liar beroperasi.

Demikian disampaikan oleh Kasi Parkir Umum dan Khusus, Dishub Solo, Henry Satya Negara, saat ditemui Kamis (6/9/2018) siang.

Ia menerangkan, penindakan akan dilakukan khususnya bagi jukir liar maupun yang sengaja dilibatkan oleh jukir resmi dalam pengelolaan lahan parkir.

Di Surabaya, Jokowi Bikin Mahasiswi Histeris Usai Lempar Bingkisan dari Dalam Mobil

"Kami minta para jukir inti bisa bekerja secara konsisten dan tidak asal mempekerjaan orang lain untuk menjadi jukir pocokan," jelasnya.

"Kami akan memberikan sanksi kepada jukir inti yang sembarangan merekrut jukir pocokan juga bisa disanksi, karena keberadaan mereka ilegal," tegas dian

Pihaknya meminta kepada sejumlah pengelola parkir dan jukir pocokan agar segera mendaftarkan diri dan mengurus Kartu Tanda Anggota (KTA).

Sebab, formulir pendaftaran khusus bagi masyarakat yang ingin menjadi jukir pocokan juga telah tersedia di Kantor Dishub Solo.

Dalami OTT Tim Saber Pungli, Dishub Solo Bakal Tindak Tegas Jukir Liar Tanpa KTA

Nantinya, penerbitan KTA jukir pocokan akan diberikan identitas berbeda dari jukir inti.

Sebab, dalam KTA tersebut akan bertuliskan tanda Cadangan sebagai pembeda dengan KTA jukir inti.

"Saya harap jukir bisa mematuhi SOP (Standar Operasi Prosedur) pelayanan, yakni mengenakan seragam lurik, mengenakan KTA, dan menggunakan karcis parkir resmi," paparnya.

Penggerebekan Dugaan Aksi Judi Online di Warnet Solo, Ini Penuturan Sejumlah Warga Sekitar

Dirinya menuturkan, pihaknya tak segan-segan memberi sanksi terberat berupa izin pengelolaan parkir hingga 1 tahun kedepan dan pemutihan jukir di lokasi tersebut seandainya masih ada pelanggaran.

"Tapi kalau masih nekad, kami lepas tangan, jangan salahkan jika suatu saat kerkena masalah dengan tim saber pungli," ucap dia. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved