Dollar Naik, Sejumlah Pedagang Glodok Jakarta Barat Tidak Berani Stok Banyak Barang Impor

Sementara itu, kegiatan transaksi tak banyak terlihat pada sore ini di lantai dasar Pasar Glodok dan Olimo Plaza

Dollar Naik, Sejumlah Pedagang Glodok Jakarta Barat Tidak Berani Stok Banyak Barang Impor
KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUM
Sejumlah toko elektronik di kawasan Glodok tetap beroperasi meski nilai tukar rupiah sedang tinggi dan terlihat beberapa toko tutup pada Kamis (6/9/2018). 

Menurut dia, penurunan pelanggan terasa sejak nilai tukar rupiah masih Rp 14.300 dollar AS.

Pelanggan semakin sepi seiring meningkatnya nilai dollar.

Pedagang Playstation bernama Ninda di Pasar Glodok mengatakan, sepinya pembeli sejak kenaikan dollar membuatnya berpikir untuk fokus pada penjualan berbasis online.

Sebab, sejauh ini, menurut dia, penjualan online masih stabil.

Menang di Pengadilan, Kriss Hatta Kegirangan Pernikahannya dengan Hilda Vitria Akhirnya Diakui

"Kayaknya kalau begini terus mending jualan online saja deh karena kan kalau di sini itu selain harus bayar sewa juga harus bayar pajak terus"

"Sementara kita mau bayar pakai apa kalau enggak ada yang beli," kata Ninda.

Sementara itu, kegiatan transaksi tak banyak terlihat pada sore ini di lantai dasar Pasar Glodok dan Olimo Plaza.

Beberapa pegawai toko pun tampak asyik berbincang-bincang sambil menawarkan ke pengunjung yang melintas. (Kompas.com/Rima Wahyuningrum)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dollar Naik, Pedagang Glodok Tak Berani Stok Banyak Barang Impor"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved