Breaking News:

Pedagang Sunday Market Manahan Solo Anggap Opsi Pemkot soal Pemindahan Tak Sesuai Standar

Mereka melakukan aksi penolakan terhadap opsi Pemkot Solo untuk memindahkan PKL Sunday Market ke tiga lokasi berjualan.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Pedagang Sunday Market Manahan saat long march menuju Balai Kota Solo, Jumat (7/9/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ratusan PKL Sunday Market Manahan Solo yang tergabung dalam Serikat Pedagang Minggu Pagi Manahan (SPMPM) mengadakan demo di Balai Kota Solo, Jumat (7/9/2018) siang.

Mereka melakukan aksi penolakan terhadap opsi Pemkot Solo untuk memindahkan PKL Sunday Market ke tiga lokasi berjualan.

Yaitu Galabo, CFD Jalan Slamet Riyadi dan CFD Jalan Ir Juanda Solo.

Mereka juga meminta Pemkot Solo membatalkan penutupan Sunday Market Manahan.

Pendaftar PKL Sunday Market Manahan Capai 160 Orang, Pemkot Solo Yakin Penolakan Hanya Sementara

Koordinator demo Joko Santoso mengatakan bahwa opsi tempat yang diusulkan Pemkot Solo dianggap tidak sesuai dengan standar pedagang.

"Yang jelas opsi dari Pemkot Solo kita tolak karena tidak seusai dengan standar kita," katanya Jumat (7/8/2018) siang.

"Aksi ini merupakan wujud respon tentang kebijakan penutupantan Sunday Market Manahan," katanya.

Pihaknya mengatakan tidak keberatan jika Sunday Market tutup 1-3 minggu namun jika harus tutup selamanya pihaknya tidak bisa menerima.

"Ini menyangkup kehidupan ekonomi kita," katanya.

Setelah Renovasi Stadion Manahan Solo Selesai, PKL Sunday Market Tak Boleh Lagi di Manahan

Joko juga membeberkan ada 4.500 orang yang menggantungkan hidupnya di dalam Sunday Market Manahan.

"Ini wujud respons kita, kita tolak penutupan, tuntutan tetap sama, yakni jualan di Manahan," katanya.

Pihaknya mengaku akan terus berkomunikasi dengan Pemkot Solo terkait penolakan mereka.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved