Perpustakaan UNS Solo dan BKKBN Jateng Buka Pojok Kependudukan

Pojok Kependudukan tersebut didirikan untuk memberikan pengetahuan tentang Pendidikan Kependudukan bagi generasi muda di lingkungan kampus

Perpustakaan UNS Solo dan BKKBN Jateng Buka Pojok Kependudukan
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Penandatanganan kerja sama pembukaan Pojok Kependudukan antara BKKBN Jateng dengan UNS Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo membuka pojok kependudukan di Perpustakaan UNS.

Pojok Kependudukan tersebut didirikan untuk memberikan pengetahuan tentang Pendidikan Kependudukan bagi generasi muda di lingkungan kampus.

" Peresmian sudah dilakukan Rabu lalu, dari BKKBN diwakili oleh Esterlina Kusumastuti, S.Psi selaku Analis Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN Jawa Tengah" kata Kepala UPT Perpustakaan UNS, Muhammad Rohmadi Jumat (7/9/2018).

Ia menjelaskan lebih lanjut, penyediaan pojok kependudukan di Perpustakaan UNS ini adalah salah satu wujud kepedulian BKKBN Jawa Tengah dalam hal penyebarluasan informasi dan pengetahuan tentang kependudukan di lingkungan perguruan tinggi.

Info CPNS 2018, Jadwal Tahapan Seleksi Mulai dari Verifikasi Administrasi hingga Pemberkasan

"Mahasiswa dapat memanfaatkan buku-buku dan informasi terkait kependudukan dan pengendalian penduduk di Indonesia yang nantinya akan dipajang di Perpustakaan UNS," kata Rohmadi.

Ia juga berharap Pojok Kependudukan dapat mendukung Perpustakaan UNS sebagai pusat informasi dalam memberikan segala informasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa.

"Juga ke masyarakat pada umumnya terkait dengan literasi kependudukan yang ada di Indonesia," kata dia.

Pria Ini Dibegal dan Dianiaya Saat Hendak Beli Sapi di Pasar Hewan Karangpandan, Karanganyar

Menurutnya, Pojok Kependudukan bisa menjadi jembatan antara mahasiswa dan dosen untuk membuka ruang-ruang diskusi atau penelitian lebih lanjut mengenai literasi kependudukan yang ada di Indonesia.

"Ke depan akan terbangun persepsi dan pemahaman yang sama di masyarakat mengenai program-program yang dicanangkan oleh pemerintah terkait pengendalian laju kependudukan di Indonesia yang semakin tinggi” paparnya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved