Relokasi PKL Sunday Market Manahan, Pemkot Solo Beri Toleransi Waktu hingga Besok

Menurut Subagiyo, 3 titik yang disediakan Pemkot Solo juga ramai masyarakat yang beraktivitas seperti di Manahan setiap Minggu pagi

Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo (berdiri kanan) saat memberikan pengarahan ke PKL Sunday Market Manahan di Galabo Solo, Sabtu (8/9/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo masih menunggu Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday Market Manahan yang ingin menempati 3 tempat yang sudah disediakan Pemkot sampai Minggu (9/9/2018).

"Besok di tiga titik yakni di parkir Galabo, CFD Slamet Riyadi dan CFD Juanda ada petugas yang berjaga, kalau mau dagang disitu masih dilayani," kata Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo, Sabtu (8/9/2018).

Namun karena mendaftar terakhir, kata Subagiyo, maka tempat jualan PKL tersebut harus menyesuaikan.

Menurut Subagiyo, 3 titik yang disediakan Pemkot Solo juga ramai masyarakat yang beraktivitas seperti di Manahan setiap Minggu pagi.

Ribuan Orang akan Ikuti Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta, Ini Rute yang Dilalui Kebo Bule

"Jadi kami tidak membubarkan PKL atau mematikan usaha, hanya kami pindah ke tempat lain," kata dia.

Sebelumnya Dinas Perdagangan Kota Solo membuka pendaftaran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday Market Manahan untuk menempati tempat baru mulai Kamis sampai Sabtu (8/9/2018).

PKL yang tidak mendaftarkan diri sampai Sabtu siang, maka dianggap tidak mengikuti program penataan di tiga lokasi tersebut.

Dalam proses ini, Pemkot melibatkan pengurus PKL Sunday Market guna memastikan keabsahan masing-masing PKL.

Blak-blakan Masa Lalu Kelam, Sheila Marcia Ungkap Pengalaman Pahit Saat Mendekam di Penjara

"Untuk memastikan benar-benar dulu jualan Manahan, agar tak ada yang ngaku-ngaku," ujarnya.

Disdag memprioritaskan PKL yang pernah berjualan karena keterbatasan tempat.

"Memang terbatas ya, yang di Galabo itu sekitar 324 lapak, kemudian di CFD Slamet Riyadi 50an, di CFD Juanda 200an lapak, "papar Subagiyo.

Menurut Subagiyo, jumlah PKL Sunday Market berdasarkan catatan paguyuban ada 1.500 orang.

Koramil Pracimantoro Kodim Wonogiri Salurkan Bantuan 10 Tangki Air Bersih

"Kalau memang nanti Galabo, Citywalk CFD Jalan Slamet Riyadi dan Ir Juanda sudah penuh, ya kita tawarkan selter atau relokasi ke pasar tradisional," kata dia.

"Tapi dengan syarat mengajukan permohonan ke Pemkot, nanti kami akan pertimbangkan dari pengajuan itu,” kata Subagiyo.

Menurutnya ada juga PKL dari luar Solo yang memilih kembali ke tempat asalnya, seperti ke Sukoharjo dan Karanganyar. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved