Pokja Relokasi Gandekan Sebut Bantaran Kali Pepe Solo akan Bersih Akhir Bulan Ini

Sama seperti warga bantaran lain yang direlokasi, warga Gandekan juga memperoleh dana bansos dari Pemkot Rp34,2 juta/bangunan.

Pokja Relokasi Gandekan Sebut Bantaran Kali Pepe Solo akan Bersih Akhir Bulan Ini
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Suasana bantaran sungai Pepe, Solo, Jumat (27/4/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Pokja Relokasi Warga Gandekan, Sumarsih, menyebut lahan bantaran Kali Pepe Solo akan bersih dan bisa dibangun proyek Penanganan Banjir Kota Solo Paket 1 (Kali Pepe hilir) maksimal pada akhir bulan ini.

“Sekitar 3 minggu sudah bersih, maksimal awal bulan depanlah, masih ada mungkin beberapa bagian dari rumah yang bisa dipakai lagi,” kata Sumarsih saat acara boyongan warga, Sabtu (8/9/2018).

“Dalam 3 minggu ke depan semoga sudah bersih, lepas dari waktu itu kami akan koordinasi dengan BBWS untuk membongkar bangunan yang tersisa,” tambahnya.

Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) warga bantaran Kali Pepe Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo boyongan atau pindah ke Dusun Padasan, Desa Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Sabtu (8/9/2018).

Wali Kota Solo Akui Dirinya yang Mendorong Menpora agar Atlet Berprestasi Diangkat Jadi PNS

Mereka pindah karena lahan yang mereka tempati terdampak proyek Penanganan Banjir Kota Solo Paket 1 (Kali Pepe hilir).

Mereka dilepas oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Solo, Heru Sunardi, Camat Jebres Agung Riyadi, dan Lurah Gandekan Arik Rahmadhani.

“Ada 30 KK yang pindah ke Sukoharjo, di sana sudah ada rumah lengkap dengan fasilitas pendukung lain, seperti listrik 900 watt dan sudah ada sumur air dalam juga,” kata Sumarsih.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Solo, Heru Sunardi yang mewakili Wali Kota Solo mengatakan kepada warga yang pindahan untuk tetap bersyukur dalam setiap kondisi.

Pukul Bola Kasti, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Buka Porwaso di Lapangan Kottabarat Solo

“Saya menyampaikan pesan Pak Wali Kota agar warga semua harus tetap bersyukur di kondisi apapun, saat ini berjuang dulu, mungkin yang menikmati adalah anak cucu,” ujar Heru.

Adapun 30 KK di Gandekan yang bakal pindah ke Mranggen terdiri dari 28 keluarga dari RW 003, satu keluarga dari RW 004, dan satu keluarga dari RW 006.

Sama seperti warga bantaran lain yang direlokasi, warga Gandekan juga memperoleh dana bansos dari Pemkot Rp34,2 juta/bangunan.

Pasca pindahnya warga penghuni bantaran, maka proyek Penanganan Banjir Kota Solo Paket 1 (Kali Pepe hilir) segera dikerjakan.

Dalam hal ini Balai Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang segera melakukan pembangunan parapet. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved