Bus Masuk Jurang di Sukabumi

Sebelum Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Warga Sebut Banyak Pengendara yang Mengalami Rem Blong

Jalur jalan dari kedua arah di Kampung Ciareuy, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, siang ini ditutup dari kedua arah.

Sebelum Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Warga Sebut Banyak Pengendara yang Mengalami Rem Blong
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kondisi bus yang jatuh ke jurang di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SUKABUMI - Proses evakuasi bus maut yang terjun ke jurang sedalam 30 meter melibatkan dua mobil derek, Minggu 9/9/2018).

Jalur jalan dari kedua arah di Kampung Ciareuy, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, siang ini ditutup dari kedua arah.

Seorang warga Cikidang, Surahmat (57) mengatakan ia sengaja datang ke lokasi untuk menonton proses evakuasi.

"Jalur ini memang rawan, letter S ini warga sekitar menyebutnya tikungan tengkorak, sering terjadi kecelakaan," kata Surahman.

Ibunya Artis Tajir, Kelakuan Anak Soimah yang Tidur di Tempat Seperti Ini Bikin Netter Geleng Kepala

Ia mengatakan, kecelakaan kali ini merupakan kecelakaan yang paling banyak memakan korban.

Surahmat mengatakan, kendaraan yang tak memiliki rem dengan fungsi bagus terkadang banyak yang blong ketika melewati tikungan dan turunan letter S ini.

"Banyak kendaraan yang mengalami rem blong karena turunannya panjang dan berkelok," kata Surahmat, dikutip TribunSolo.com dari TribunJabar.id.

Menjelang pukul 12.00 WIB bus maut sudah berhasil dievakuasi oleh dua kendaraan derek. (Ferri Amiril Mukminin)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Evakuasi Bus Maut Berlangsung Sejam, Warga Sebut Turunan Letter S dengan Tikungan Tengkorak

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved