STIE AUB Surakarta Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Revolusi Industri 4.0

Mulai sejak Program Pengenalan Akademik (PPA) ratusan mahasiswa baru sudah diberi pengenalan mengenai tantangan apa saja di era sekarang.

STIE AUB Surakarta Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Revolusi Industri 4.0
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua STIE AUB sekaligus Koordinator Pimpinan Perguruan Tinggi AUB, Agus Utomo, Senin (10/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa (STIE AUB) Surakarta menyiapkan mahasiswa barunya untuk tidak gagap menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Mulai sejak Program Pengenalan Akademik (PPA) ratusan mahasiswa baru sudah diberi pengenalan mengenai tantangan apa saja di era sekarang.

"PPA akan dimulai besok, Rabu 12 September 2018, dan isi materinya selain mengenalkan kampus, kami menyiapkan agar mahasiswa kami bisa bersaing di era Revolusi Industri 4.0," kata Ketua STIE AUB, Agus Utomo, Selasa (11/9/2018).

PPA 2018 mengambil tema Membangun Karakter Unggul Menyambut Revolusi Industri 4.0.

"Materi mengenai persiapan Revolusi Industri seperti bagaimana berwirausaha di era Internet sekarang, pengetahuan mengenai sertifikasi, dan lain sebagainya," ujar Agus.

Rektor UNS Solo Ingatkan Lulusan Agar Bersiap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Materi akan diberikan oleh orang yang berkompeten di bidangnya.

"Salah satunya Mas Danar and the Blankon dan manajer Digital Lounge Solo, "kata Agus.

Agus mengatakan PPA 2018 dilakukan selama dua hari, Rabu-Kamis (11-12/9/2018).

"Untuk pesertanya merupakan mahasiswa baru STIE AUB angkatan 2018,"kata dia.

Adapun jumlah mahasiswa STIE AUB tahun 2018 sebanyak 452 mahasiswa baru.

"Paling banyak dari S1 Manajemen 137 orang disusul S1 Akuntansi 125 orang dan sisanya dari Diploma, "terang Agus.

Bersuka Cita atas Kelahiran Cucu Kedua Jokowi, STIE AUB Surakarta Bagi-Bagi Jenang di CFD Solo

Selain itu, PPA STIE AUB juga akan mengajari mahasiswa barunya untuk memasak wajik kletik.

"Masak wajik itu sebagai pengenalan budaya, dan nanti akan diterangkan filosofi wajik itu dalam budaya Jawa seperti apa, "pungkasnya.

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved