Kirab Malam 1 Suro

Kirab Pusaka Malam Satu Suro Keraton Solo, 'Si Baju Merah' Sempat Dilarang Mendekat

Tampak salah seorang pria berkaus merah mendekati kerumunan kerbau bule berniat mengabadikan momen sakral tersebut.

Tayang:
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kirab Malam Satu Suro Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (11/9/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kirab Pusaka Malam Satu Suro Keraton Solo selalu memiliki kisah unik tersendiri.

Satu di antaranya sempat adanya larangan bagi penonton yang mengenakan pakaian berwarna merah  untuk mendekat pada hewan pusaka keraton yakni kebo (kerbau,-Red)  bule keturunan kerbau Kyai Slamet.

Kejadian unik tersebut terjadi saat tujuh kerbau pusaka ini dipersiapkan untuk melakukan prosesi kirab malam satu Suro. 

Di mana diberikan sesaji di depan Kori Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta.

Antusiasme Kawula Muda di Kirab Malam Satu Suro Keraton Solo, Budaya Ini Jangan Sampai Hilang

Tampak salah seorang pria berkaus merah mendekati kerumunan kerbau bule berniat mengabadikan momen sakral tersebut.

Lantas seorang perempuan tua yang membawa sesaji, yang notabene seorang abdi dalem menegurnya.

"Ojo cedhak-cedhak, dinggo keselametan  (Jangan dekat-dekat, untuk keselamatan,-Red)," serunya.

Lantas pria tersebut pun mundur.

"Ini pertama saya nonton acara kirab ini, dan nggak tau ternyata dilarang pakai baju merah, terlebih dekat-dekat kerbau bule, mungkin takutnya kena seruduk," katanya kepada Tribunsolo.com, Selasa malam (11/9/2018).

Dalam Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta, terdapat tujuh kerbau pusaka atau kerbau bule yang dikirab.

Masyarakat Berebut Janur Kuning di Pintu Keraton Solo saat Kirab Malam Satu Suro, Ini Alasannya

Selain itu juga 19 pusaka yang dikirab, diiringi oleh kerabat keraton serta para tamu.

Seperti diketahui, prosesi kirab ini dilangsungkan setiap tahun dalam rangka menyambut tahun baru Muharam atau dalam tradisi Jawa disebut bulan Suro.

Dikirab dengan rute, dari Kamandungan, menuju Supit Urang Barat, Alun-alun Utara menuju Jalan Jenderal Sudirman.

Kemudian, ke timur ke Jalan Mayor Kusmanto, belok ke selatan di Jalan Kapten Mulyadi.

Lalu, ke barat di Jl Veteran, sampai di Perempatan Gemblegan belok ke utara Jl Yos Sudarso sampai Simpang Empat Nonongan.

Kemudian belok ke timur di Jl Slamet Riyadi, menjuju Supit Urang Timur dan kembali ke Keraton Solo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved