Bekraf dan UNS Solo Fasilitasi Ratusan UMKM Urus HKI

Sosialisasi dan fisilitasi tersebut digelar selama dua hari di Hotel Swiss Belinn Solo, Kamis-Jumat (13-14/9/2018).

Bekraf dan UNS Solo Fasilitasi Ratusan UMKM Urus HKI
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Direktur Fasilitasi dan Regulasi HKI BEKRAF Robinson Sinaga saat membuka Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI di Solo, Kamis (13/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerja sama dengan Divisi Kekayaan Intelektual Badan Pengelola Usaha Universitas Sebelas Maret (BLU UNS) Solo memfasilitasi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengurus Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Sosialisasi dan fisilitasi tersebut digelar selama dua hari di Hotel Swiss Belinn Solo, Kamis-Jumat (13-14/9/2018).

"Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi industri kreatif atau UMKM sangat penting untuk menjamin dan melindungi produk kreatif,"kata Direktur Fasilitasi dan Regulasi HKI BEKRAF Robinson Sinaga kepada TribunSolo.com, Kamis (13/9/2018).

Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu pelaku ekonomi kreatif untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya berupa Merek, Hak Cipta, dan Desain Industri.

JNE Raih Dua Penghargaan Sekaligus dalam ASEAN Marketing Summit 2018

Selain itu dengan adanya perlindungan HKI, para pelaku UMKM akan lebih mudah dalam melakukan pemasaran produk.

"Disini kami selain berbagi pengetahuan mengenai pentingnya mempunyai HKI , kami juga memberi fasilitasi untuk mengurus HKI dengan gratis," ujarnya.

Hal ini berkaitan dengan rendahnya jumlah para pelaku ekonomi kreatif yang mendaftarkan kekayaan intelektualnya, karena keterbatasan pengetahuan dan biaya yang pendaftaran cukup mahal.

Ia menyebut biaya pengurusan HKI bisa mencapai 2 juta rupiah.

"Paling mahal sekitar 2 juta, tergantung jenis yang di patenkan, dan waktunya sekitar 8 bulan untuk mengurus HKI, "paparnya.

"Di Indonesia yang sudah mengurus HKI masih di angka 11an persen, masih sangat banyak yang belum mengurusnya,sehingga kami adakan kegiatan serupa di beberapa kota, " kata Robinson.

Polisi Sebut Putra Ahmad Albar, Ozzy Albar, Konsumsi Narkoba Sejak 10 Tahun Silam

Program Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI dilakukan di 8 kota di Indonesia.

Yakni di Bukittinggi, Manokwari, Siak, Labuan Bajo, Andoolo, Toraja Utara, Singkawang, dan Solo.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved