Dollar Menguat, Produsen Otomotif Mitsubishi Naikkan Harga Jual
Penyesuaian harga jual menjadi langkah yang dilakukan para produsen otomotif untuk bisa terus survive di kondisi tersebut.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Daryono
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menguatnya nilai tukar Dollar terhadap Rupiah yang terus merangkak sejak beberapa bulan terakhir turut berdampak kepada sektor otomotif.
Penyesuaian harga jual menjadi langkah yang dilakukan para produsen otomotif untuk bisa terus survive di kondisi tersebut.
Produsen otomotif Mitsubishi salah satunya, yang melakukan langkah yakni penyesuaian harga jual tersebut.
Di mana penyesuaian tersebut dimulai Agustus 2018 lalu.
• Reaksi Roro Fitria Setelah Tahu Rumahnya Kemalingan
Penyesuaian harga jual itu, mengingat masih ada sejumlah komponen kendaraan yang dilakukan impor.
"Antara lain untuk Expender kenaikannya sekitar Rp 2 juta," ujar Head of Sales and Marketing Region 2 Department PT MMKSI, Amiruddin, kepada Tribunsolo.com, di Solo, Selasa (25/9/2018).
Pihaknya melanjutkan, kendati sudah menaikan harga jual, namun sejauh ini tidak banyak berpengaruh kepada penjualan.
Walaupun demikian, lanjutnya, berujar dalam penyesuaian harga jual tersebut masih terus melakukan kajian.
Tentunya dengan melihat perkembangan nilai tukar Dollar yang berlaku di pasaran. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/acara-pameran-mitsubishi-di-surakarta_20180925_203607.jpg)