Breaking News:

Kementerian Kominfo Larang Netizen Sebar Video Pengeroyokan Jakmania, Haringga Sirila

"Jika sudah terlanjur menerima kiriman video tersebut, jangan lagi forward kepada orang lain," ujarnya, dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

Editor: Junianto Setyadi
ISTIMEWA
Lima oknum bobotoh pengeroyok Haringga Sirila, suporter Persija di Stadion GBLA Bandung. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bereaksi atas peredaran video yang menampilkan aksi kekerasan yang menewaskan seorang pendukung Persija.

Kemenkominfo meminta warganet tidak menyebarkan video tersebut di media sosial mana pun.

"Kominfo mengimbau warganet Indonesia tidak ikut-ikutan menyebar konten berupa video tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat," kata Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, dalam keterangan pers, Senin (24/9/2018) malam seperti dikutip dari Antara.

"Jika sudah terlanjur menerima kiriman video tersebut, jangan lagi forward kepada orang lain," ujarnya, dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

Kecam Insiden Haringga Sirla, Ridwan Kamil : Kalau Ada Kematian Buat Apa Ada Liga Sepak Bola

Pantauan TribunSolo.com, Selasa (25/9/2018), video itu berisi tayangan yang memperlihatkan tindak penganiayaan secara sangat beringas.

Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika sejak Senin siang telah meminta penyelenggara media sosial, termasuk YouTube, Facebook, Instagram dan Twitter untuk menurunkan video yang termasuk dalam konten sensitif tersebut.

"Kominfo meminta platform media sosial untuk segera bertindak cepat men-take down video tersebut dari platform mereka agar tidak makin menyebar di kalangan warganet Indonesia," katanya menegaskan.

Platform umumnya membutuhkan waktu beberapa jam untuk mengeksekusi permintaan Kominfo untuk menurunkan konten.

5 Fakta Seputar Tewasnya Haringga Sirila di GBLA, Ada Pecahan Mangkok dan Garpu di Lokasi Kejadian

Proses akan menjadi cepat jika konten yang bermasalah tersebut juga melanggar ketentuan penggunaan masing-masing platform media sosial.

Sebelumnya, warganet dibuat resah karena menemukan video pengeroyokan terhadap seorang Jakmania, atau pendukung Persija, bernama Haringga Sirila, di media sosial.

Haringga dipukuli massa hingga tewas saat dirinya berada di luar stadion menonton laga Liga 1 Persib versus Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9) siang.

Kepolisian telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus yang menewaskan supporter Persija asal Jakarta Barat ini. (Kompas.com/Editor: Sabrina Asril/Sumber: 
Antara)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kominfo: Jangan Sebar Video Pengeroyokan Jakmania

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved