Breaking News:

Diduga Akibat Hubungan Arus Pendek Listrik, Asrama TNI di Palopo Hangus Terbakar

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy mengatakan, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa

KOMPAS.com/AMRAN AMIR
Asrama TNI Kodim 1403 sawerigading kota palopo hangus terbakar, Kamis (27/9/2018) 

TRIBUNSOLO.COM, PALOPO - Diduga akibat hubungan arus pendek listrik, asrama 2 milik TNI Kodim 1403 Sawerigading, di Jalan Opu To Sappaile, kota Palopo, Sulawesi Selatan, hangus terbakar, Kamis (27/9/2018).

Petugas Dinas Kebakaran Kota Palopo berusaha memadamkan api.

Namun api merembet dengan cepat karena tiupan angin kencang.

Ditambah bangunan tersebut terbuat dari material kayu dan sudah berumur tua sehingga mudah terbakar.

Gudang Pabrik Pupuk Terbesar di Aceh Dilalap Api

Api baru dapat dipadamkan 45 menit kemudian setelah 11 unit armada pemadam kebakaran turun tangan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy mengatakan, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.40 Wita yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik, di saat terik matahari dan angin kencang dan bangunan tersebut sudah tua yang terbuat dari material kayu,” kata Imasfy.

Imasfy mengatakan, dalam kebakaran ini, satu dari 7 unit gedung asrama rata dengan tanah.

“Satu barak atau asrama itu terdiri 7 unit, satu di antaranya sudah rata tanah"

"Para korban kebakaran ini akan ditampung di mess Kodim,” ujarnya.

Kampanye di Kantor Muhammadiyah Jatim, Sandiaga Uno Dapat Saweran Rp 7 Juta

Salah satu pemilik asrama, Imas Supriadi mengatakan, api terlihat dari atas atap saat ia sedang memasak.

Karena merasa takut dan panik, ia pun memadamkan kompor lalu lari ke luar rumah untuk meminta pertolongan.

"Saya sedang memasak, tiba-tiba saya lihat ada api muncul dari atas atap, saya pun matikan kompor lalu lari keluar minta tolong," imbuhnya. (Kompas.com/Amran Amir)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asrama TNI di Palopo Hangus Terbakar"

Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved