Overpass Manahan Solo Akan Bisa Dilewati November 2018, Ini Persiapan Satlantas Polresta Solo

Dishub Kota Surakarta dan Pekerjaan Umum (PU) akan menyiapkan kelengkapan rambu-rambu, sarana dan prasarana jalan.

Tayang:
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Junianto Setyadi
TribunSolo.com, Noorchasanah A
Pekerja mengoperasikan alat berat di lokasi proyek pembangunan Overpass Manahan, Solo, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembangunan Overpass Manahan Solo saat ini masih  dilakukan.

Saltantas Polresta Surakarta termasuk pihak yang berkepentingan besar dengan keberadaan overpass ini.

Pihak Satlantas Solo memprediksi Overpass Manahan baru akan dapat dilalui oleh pengendara kendaraan pada pertengahan November 2018 mendatang.

"Karena masih ada beberapa proses persiapan," kata Kompol Imam Safii, Kasatlantas Polresta Solo, kepada Tribunsolo.com Sabtu (29/9/2018) siang.

Sisa Waktu 2 Bulan, Pemkot Solo Optimistis Proyek Overpass Manahan Rampung Oktober 2018

"Nanti dilengkapi rambu-rambu lalu lintas dulu."

"Setelah siap semuanya baru nanti dilaksanakan simulasi," katanya.

Saat ini, proses pembangunan telah sampai pada pematangan usia beton.

Diperkirakan waktu pematangan tersebut mulai tanggal 25 September hingga akhir bulan Oktober 2018.

Komisi II DPRD Solo Khawatir Kualitas Overpass Manahan yang Dikebut, DPU Yakin Sesuai Standar

Nanti usai pematangan, baru dilakukan pengaspalan.

Setelah rampung, nantinya akan disiapkan simulasi.

Namun sebelum itu, pihak Dishub Kota Surakarta dan Pekerjaan Umum (PU) akan menyiapkan kelengkapan rambu-rambu, sarana dan prasarana jalan termasuk marka dan rambu petunjuk larangan.

Imam menjelaskan beberapa rekayasa lalu lintas nanti.

110 Rambu Dipasang untuk Antisipasi Kemacetan karena Pembangunan Overpass Manahan Solo

"Rekayasa lalu lintas, mungkin dulunya di Jalan KS Tubun motor boleh masuk dan belok kiri dari Jalan Menteri Supeno, nanyi tidak boleh karena satu arah," katanya.

"Nanti dia masuk terowongan karena sudah jadi terowongannya," ujar dia.

Sedangkan jika pengendara akan ke jalan Adi Sucipto harus lurus lewat bawah namun  tidak naik.

"Lurus lewat terowongan lalu belok ke kanan," katanya.

Setelah simulasi nanti pihaknya akan mengadakan evaluasi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved