Gempa dan Tsunami di Donggala dan Palu

Minim Alat Berat dan Mati Listrik, Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala Jadi Terhambat

Tim SAR menduga masih ada korban yang belum ditemukan akibat tertimbun reruntuhan bangunan pascagempa dan tsunami melanda daerah itu.

Minim Alat Berat dan Mati Listrik, Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala Jadi Terhambat
TribunTravel.com/ INSTAGRAM/@bnpb_indonesia
Kondisi daerah Balaroa dan sekitar Sungai Manonda, Palu Barat setelah gempa. 

TRIBUNSOLO.COM, MAKASSAR - Pencarian dan evakuasi korban bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala, Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) masih terus berlangsung.

Tim SAR menduga masih ada korban yang belum ditemukan akibat tertimbun reruntuhan bangunan pascagempa dan tsunami melanda daerah itu.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, proses pencarian, petugas mengalami beberapa kendala.

"Kendalanya alat berat terbatas, jumlah personel dan perlengkapan perlu ditambah, kondisi jalan rusak untuk mengirim alat berat dari luar Palu, daerah yang terdampak luas," kata Sutopo Purwo Nugroho, dikutip TribunSolo.com dari Tribun Timur.

Ditargetkan Rampung Desember 2018, Progres Proyek Jembatan Tirtonadi Solo Sudah Mencapai 54%

Hingga saat ini kata Sutopo baru Kota Palu yang dapat diperoleh data dampak dan penanganan bencana.

Sedangkan di Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong belum ada laporan karena listrik padam dan komunikasi putus.(Hasan Basri)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Evakuasi Korban Gempa di Sulteng Terkendala Alat Berat dan Listrik Padam

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved