Asian Para Games 2018

Kisah Suryo Nugroho, Awalnya Tak Suka Bulu Tangkis dan Berubah Berkat Taufik Hidayat

Suryo Nugroho, atlet andalan Indonesia nomor tunggal putra cabor bulu tangkis di Asian Para Games 2018 yang mengidolakan Taufik Hidayat.

Penulis: Claudia Noventa | Editor: Hanang Yuwono
TribunWow.com/Claudia N
Suryo Nugroho saat menjalani pemusatan latihan untuk Asian Para Games 2018 di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Suryo Nugroho merupakan atlet andalan Indonesia nomor tunggal putra cabang olahraga (cabor) bulu tangkis di Asian Para Games 2018.

Meski masih berusia 23 tahun, Suryo kini sudah bertengger di peringkat kedua dunia untuk sektor tunggal (SU5).

Prestasi yang telah diraihnya itu memang tak main-main, karena dirinya sudah menggeluti dunia bulu tangkis sejak berusia 7 tahun.

Daftar Nama Atlet serta Pelatih Tim Bulu Tangkis yang akan Bertanding di Asian Para Games 2018

Namun, siapa sangka, Suryo mengungkapkan, awalnya ia malah tak begitu menyukai olahraga bulu tangkis yang membesarkan namanya itu.

Saat kecil, dirinya lebih tertarik dengan olahraga sepak bola.

Suryo Nugroho (kiri) dan Oddie Kurnia Dwi (kanan) saat menjalani pemusatan latihan untuk Asian Para Games 2018 di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018).
Suryo Nugroho (kiri) dan Oddie Kurnia Dwi (kanan) saat menjalani pemusatan latihan untuk Asian Para Games 2018 di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018). (TribunWow.com/Claudia N)

"Dari kecil sebenernya kurang suka bulu tangkis, karena sukanya bola," ungkapnya kepada TribunSolo saat ditemudi di pemusatan latihan di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018).

Semua kemudian berubah karena usaha sang ayah yang juga seorang atlet bulu tangkis.

Ayanya terus menyemangatinya dengan selalu mengajaknya menonton pertandingan-pertandingan bulu tangkis yang disiarkan di televisi.

Sebelum Tanding di Asian Para Games, 7 Atlet Bulu Tangkis Digembleng Hadapi Atlet PB Djarum di Kudus

Dari situ timbul keinginan dalam diri Suryo, bahwa dirinya ingin menjadi sosok hebat seperti Taufik yang begitu diidolakannya.

"Cuma ayah saya selalu nunjukin kayak waktu ada turnamen di tv ada Taufik (Hidayat) main, saya disuruh nonton. Jadi, mungkin dari situ saya suka bulu tangkis karena ayah juga pemain bulu tangkis," jelasnya.

Usaha sang ayah kini tak sia-sia karena Suryo kini bisa meraih cita-citanya mewakili Indonesia di kancah dunia.

Suryo Nugroho saat menjalani pemusatan latihan untuk Asian Para Games 2018 di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018).
Suryo Nugroho saat menjalani pemusatan latihan untuk Asian Para Games 2018 di GOR Sritex, Solo, Rabu (19/9/2018). (TribunWow.com/Claudia N)

"Jadi awalnya bisa enggak ya saya jadi seperti Taufik, mewakili Indonesia. Alhamdullilah, terwujud dan dari situ lebih semangat lagi," ucap Suryo.

Seluruh prestasi membanggakan Suryo terus mengalir sejak kecil hingga akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia pada usia 14 tahun, tepatnya tahun 2009.

Dimulai dari situ, prestasi yang diperoleh Suryo terus meningkat, dan kini dirinya bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved