Terlibat Pencurian Ponsel, Dua Mantan Napi Rutan Solo Ditahan di Mapolsek Serengan Solo

Menurut pengakuan tersangka Rusman, dirinya baru keluar dari penjara sekitar empat bulan lalu setelah menjalani pidana pencurian.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Gelar perkara kasus dugaan pencurian dan penadahan di Mapolsek Serengan, Solo, Jumat (5/10/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polsek Serengan, Solo, mengamankan dua mantan narapidana Rutan Klas IA Surakarta (Rutan Solo) bernama Rusman (32), warga Kampung Sampangan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo dan Muh. Arif Wicaksono (25) warga Kauman, Pasar Kliwon, Solo.

Keduanya terlibat tindak pidana pencurian dan penadahan barang curian sebuah telepon genggam bersama tersangka lain bernama Yusrel Bagus (19), warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

Menurut pengakuan tersangka Rusman, dirinya baru keluar dari penjara sekitar empat bulan lalu setelah menjalani pidana pencurian.

Dia berniat mencuri telepon genggam milik Hendra Prasetya (31), warga Dawung Wetan, Danukusuman, Serengan, Solo, lantaran ingin mencukupi kebutuhan keluarga.

Meninggal Dunia karena Kanker Prostat, Rudy Wowor Jadi Trending Topic di Media Sosial

"Saya keluar dari Rutan Solo empat bulan lalu, mencuri smartphone karena ingjn beli kebutuhan," ucap Rusman dalam gelar perjara di Mapolsek Serengan, Jumat (5/10/2018) siang.

Sementara itu, Arif membenarkan bahwa dirinya juga mengenal Rusman.

Bahkan, pertemuan awal keduanya adalah saat bersama-sama mendekam di Rutan Solo.

"Kenal dia (Rusman) di Rutan dahulu, setelah itu memang menadah dan menjual ponsel curian," ujar dia.

Kisah Suryo Nugroho, Awalnya Tak Suka Bulu Tangkis dan Berubah Berkat Taufik Hidayat

Adapun Kapolsek Serengan Solo, Kompol Giyono, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka usai ditangkap kemarin Kamis (4/10/2018) malam.

"Penangkapan berangkat dari penyelidikan dan pengembangan kami usai korban melapor kehilangan telepon pintar genggam Samsung Galaxy Note 3 pada Senin (1/10/2018) lalu," kata dia.

Korban yang bekerja di kios kunci di Jl Yos Sudarso, Kratonan, Serengan, Solo, itu lengah tertidur dan meninggalkan telepon miliknya sembari mengisi daya baterai.

Berdasarkan penelusuran dan penyelidikan kepolisian, polisi menemui telefon genggam dengan merk, spesifikasi, dan kondisi yang sama dengan milik korban dijual secara online di situs belanja online.

Indonesia Borong 23 Medali di Olimpiade Matematika Tingkat SD di China

"Kami hubungi korban, dan benar ciri-ciri ponsel yang ditemukan polisi dari situs belanja online sama dengan milik korban," kata dia.

Selanjutnya, dengan penyelidikan dan penelusuran polisi, tersangka Arif alias Sueb dibekuk.

Hasil pemeriksaan, Arif mengaku menerima hasil curian Rusman dan Yusrel untuk dijual.

Atas kejadian itu, polisi menetapkan Runsan dan Yusrel dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan terancam hukuman penjara selama 7 tahun.

Sementara, Arif ditetapkan sebagai penadah dan tersangka tindak pidana pertolongan terhadap kejahatan dengan Pasal 480 KUHP serta terancam hukuman penjara 4 tahun. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved