Pascakebakaran Gunung Lawu, Pos Cemoro Kandang Steril dari Pendaki
Menurut anggota Anak Gunung Lawu (AGL) di pos Cemoro Kandang, Budi, calon pendaki sementara ini tidak diizinkan naik menuju puncak Lawu
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Jalur pendakian menuju puncak gunung Lawu via Cemoro Kandang, Karanganyar, steril dari pendaki, Senin (8/10/2018).
Menurut anggota Anak Gunung Lawu (AGL) di pos Cemoro Kandang, Budi, calon pendaki sementara ini tidak diizinkan naik menuju puncak Lawu.
“Pendaki melalui Cemoro Kandang sudah clear.”
“Pendaki terakhir juga sudah turun dari puncak,” ucap Budi.
• Cara Ardi Bakrie Dekati Nia Ramadhani Saat Pacaran, Naik Jet Pribadi hingga Makan di Restoran Mewah
Menurut Budi, empat pendaki terakhir dilaporkan tiba di pos Cemoro Kandang sekitar pukul 00.00 WIB dalam keadaan selamat.
“Pendaki hanya kelelahan, kita handle juga karena usai mereka sudah sepuh,” terang Budi.
Sebelumnya, titik api dilaporkan terlihat di sekitar pos 4 jalur Cemoro Kandang, namun tidak di jalur utama pendakian.
Api dilaporkan padam pada malam harinya.
• Kasus Dugaan Gratifikasi, Zumi Zola Akui Terima Mobil Mewah dari Kontraktor
Meski sampai sore ini tanda-tanda kebakaran tidak terlihat, Budi mengatakan bara api kemungkinan masih bisa muncul akibat tiupan angin.
Ini bukan kali pertama kebakaran melanda gunung Lawu selama 2018.
Pada awal September 2018 lalu, kebakaran pernah melanda bukit Mongkrang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, yang merupakan deretan pegunungan Lawu.
Meski sempat padam, tiupan angin membuat titik api kembali muncul dan memabakar pepohonan di sana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sejumlah-pengunjung-mendirikan-tenda-di-areal-pos-cemoro-kandang_20180911_094721.jpg)