Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala

PWI Surakarta Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Sulteng

Bantuan tersebut diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta dan diterima oleh CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto.

PWI Surakarta Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Sulteng
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto saat menerima bantuan donasi dari Ketua PWI, Anas Syahirul, Solo, Senin (8/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta hari ini menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar 11 juta rupiah kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Senin (8/10/2018) siang.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta dan diterima oleh CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto.

"Kami di saat seusai kongres kita dengar ada musibah di Palu, ya kami seadanya dan seikhlasnya mencoba menggalang donasi ini," kata Ketua PWI, Anas Syahirul saat memberikan donasi, Senin (8/10/2018) siang.

Anggota TNI Temukan Brankas Berisi Uang Rp 1 Miliar saat Evakuasi Korban Tsunami Palu

Bantuan ini merupakan hasil donasi PWI Surakarta yang telah digalang beberapa hari sebelumnya.

"Untuk ikut meringankan korban di sana dan karena kita sudah percaya dengan PMI Surakarta ya kita serahkan ke PMI," katanya.

Pihaknya juga berharap, bantuan tersebut bisa meringankan keadaan masyarakat di Palu.

"Semoga juga makin banyak dari masyarakat baik individu maupun kelompok juga mau berbagi dengan saudara kita yang ada di Palu Sulawesi Tengah," katanya.

"Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat," katanya.

Hari Terakhir Donasi Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Netizen Karanganyar Kumpulkan Rp 14 Juta

Selain itu, pihak PMI telah memberangkatkan 7 relawan yang pada tanggal 30 September 2018.

"Kita juga memberangkatkan relawan ke Palu bekerja sama dengan PMI Pusat dan nanti juga akan dengan UNS," katanya Senin (8/10/2018) siang.

Diketahui sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR yang berpusat di 0,18 LS dan 119,85 BT atau 27 kilometer Timur Laut Donggala-Sulawesi Tengah dengan kedalaman 10 kilometer telah melumpuhkan Kota Palu dan sekitarnya.

Gempa tersebut juga menelan banyak korban jiwa.

Tercatat hingga Minggu (7/10/2018) pukul 17.00 WITA sebanyak 1.944 orang meninggal dunia. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved