Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya

Sebelum Pemberkasan, Polda Metro Jaya Evaluasi Semua Keterangan Saksi Kasus Ratna Sarumpaet

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, langkah ini dilakukan sebelum melakukan pemberkasan.

Sebelum Pemberkasan, Polda Metro Jaya Evaluasi Semua Keterangan Saksi Kasus Ratna Sarumpaet
Tribunnews/JEPRIMA
Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait pemberitaan penganiayaan dirinya di Kampung Melayu Kecil, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penyidik saat ini sedang mengumpulkan serta mengevaluasi semua keterangan saksi terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, langkah ini dilakukan sebelum melakukan pemberkasan.

"Berkaitan dengan tersangka RS (Ratna Sarumpaet), dari penyidik sedang mengumpulkan, mengevaluasi semua keterangan saksi yang dituangkan dalam berita acara," kata ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis (18/10/2018).

Apa Jadinya jika Kebohongan Ratna Sarumpaet Tak Terungkap?

Sejauh ini, mereka yang telah diperiksa sebagai saksi diantaranya dokter Sidik dari RS Khusus Bedah Bina Estetika Menteng; Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal; Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jakarta, Asiantoro; Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang hingga Dahnil Anzar Simanjuntak; dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Kemudian, penyidik akan melihat kembali barang bukti dan mendengarkan keterangan tersangka.

Penyidik juga melakukan kroscek kecukupan keterangan saksi.

Apabila memang masih kurang, penyidik akan melakukan pemeriksaan kembali. Namun, jika dirasa cukup maka pemberkasan segera dilakukan.

"Setelah selesai baru kita kirim ke (Jaksa) penuntut umum," jelas Argo.

Eks Kepala BAIS Bicara Kasus Ratna Sarumpaet, Bagaimana Potensi Penyusup di Kubu Prabowo?

Seperti diketahui, polisi menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan.

Dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam. Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia.

Atiqah Hasiholan Ingatkan Ini Saat Jenguk Ibunya, Ratna Sarumpaet, di Rutan Polda Metro Jaya

Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan.

Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara.

Ratna juga terancam pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Evaluasi Keterangan Saksi Kasus Ratna Sarumpaet

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved